Penjelasan KPU Tentang Pemangkasan Jumlah TPS di Malaysia, Bukan Dipangkas Jadi Tiga

Penjelasan KPU tentang pemangkasan jumlah TPS di Malaysia. Bukan dipangkas jadi tiga.

Penjelasan KPU Tentang Pemangkasan Jumlah TPS di Malaysia, Bukan Dipangkas Jadi Tiga
Kompas.com/Dok TKLN Malaysia
Warga Indonesia di Malaysia membeludak di KBRI Kuala Lumpur untuk menggunakan hak suara, Minggu (14/4/2019).(Dok. TKLN Malaysia) 

TRIBUNJABAR.ID - Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kuala Lumpur, Malaysia, jumlah dipangkas sangat drastis.

Dari yang semula lebih dari 200, hanya menjadi tiga TPS.

Hal tersebut diutarakan Sekretaris Tim Kampanye Luar Negeri (TKLN) Joko Widodo-Maruf Amin di Malaysia, Dato' M Zainul Arifin, Minggu (14/4/2019).

Menanggapi hal itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengklarifikasi ratusan TPS itu bukan dipangkas menjadi tiga.

"Update PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri) Kuala Lumpur semula direncanakan 255 TPS. Kemudian TPS operasional (menjadi) 167 TPS," kata Ilham saat dikonfirmasi, Minggu (14/4/2019), di laman Kompas.com.

Menurut Ilham, 167 TPS itu ditempatkan di tiga kawasan, yaitu Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Sekolah Indonesia KL, dan Wisma Duta.

"(Itu) hasil koordinasi dengan Bawaslu. Karena bisa saja TPS yang dihapus jumlah pemilihnya tidak banyak," katanya.

Ilham menambahkan, PPLN di Kuala Lumpur sudah menyusun langkah strategis untuk mengantisipasi penumpukan pemilih.

"Tentunya sudah diperhitungkan oleh PPLN," kata dia.

Sebelumnya Arifin mengatakan, tiga lokasi TPS berada di KBRI, Wisma Duta dan Sekolah Indonesia KL.

Halaman
12
Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved