Masa Tenang, Peserta Pemilu 2019 Harus Nonaktifkan Media Sosial dan Bersihkan Atribut Kampanye

Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Idham Holik, mengatakan masa tenang ini berlaku mulai 13 Apri

Masa Tenang, Peserta Pemilu 2019 Harus Nonaktifkan Media Sosial dan Bersihkan Atribut Kampanye
Tribun Jabar/ Hilda Rubiah
Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi dan Pendidikan, Dr Idham Holik, saat menyampaikan materi dalam kegiatan talkshow sosialisasi pemilu dan pendidikan politik di SMKN 3 Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Semua akun media sosial peserta Pemilu 2019 harus dinonaktifkan dan para pemilik atau pengelolanya tidak diperbolehkan mengunggah apapun yang berhubungan dengan kampanye, selama masa tenang Pemilu 2019.

Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Idham Holik, mengatakan masa tenang ini berlaku mulai 13 April 2019 pukul 23.59 WIB, sampai masa pemungutan suara pada 17 April 2019.

Masa kampanye sendiri, ujarnya, hanya berlaku pada 23 September 2018 sampai 13 April 2019.

"Akun media sosial resmi milik peserta pemilu yang didaftarkan ke KPU, harus dinonaktifkan di masa tenang. Yang bukan medsos yang terdaftar, mari kedepankan etika menjelang Pemilu 2019," kata Idham di Bandung, Sabtu (13/4/2019).

Indramayu Banjir, KPU Pastikan Pemilu 2019 Tetap Berjalan Lancar di Indramayu

KPU Kota Cirebon Tak Miliki Surat Suara Tambahan Meski DPTb di Lapas dan Rutan Membengkak

Pada masa tenang ini pun, para peserta Pemilu 2019 harus menertibkan atribut kampanye dengan menurunkan semua alat peraga kampanye yang dipasangnya di berbagai tempat.

Ia mengatakan bahwa peserta Pemilu 2019 harus menghindari munculnya pendapat masyarakat bahwa para peserta Pemilu 2019 tidak memiliki etika baik karena tidak membereskan sendiri alat peraga kampanyenya.

Pinggiran jalan dan tempat keramaian, katanya, harus segera bersih dari berbagai alat peraga kampanye pada masa tenang ini.

"Selama masa tenang ini jangan ada sedikit pun hiruk-pikuk politik, yang menggiring warga terhadap pilihan tertentu. Kami mengajak warga Jabar menjaga kondisi sosial politik selama masa tenang supaya kondusif, membiarkan pemilih memantapkan pilihannya," katanya.

Idham mengatakan selama masa tenang ini tidak boleh ada mobilisasi massa terkait politik. Yang ada, hanyalah ajakan untuk ke TPS memberikan hak suaranya pada 17 April 2019.

KPU Kabupaten Cirebon Targetkan H-3 Surat Suara Sudah Terdistribusi Seluruhnya ke PPK

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved