Maksimalkan Atlet Binaan Sendiri, KONI Jabar: Tidak Mau Beli Atlet dan Tidak Mau Dibeli

Jawa Barat pertahankan atletnya untuk tidak pindah ke provinsi lain pada Pekan Olahraga Nasional XX 2020 di Papua.

Maksimalkan Atlet Binaan Sendiri, KONI Jabar: Tidak Mau Beli Atlet dan Tidak Mau Dibeli
Lutfi Ahmad
Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jawa Barat pertahankan atletnya untuk tidak pindah ke provinsi lain pada Pekan Olahraga Nasional XX  2020 di Papua.

Sebab memang Jabar memiliki atlet potensial bahkan tidak sedikit atlet Jabar yang tergabung dalam timnas.

Bahkan Jabar menjadi juara umum PON XIX, dengan raihan medali yang sangat banyak.

Pada PON XIX 2016, Jabar meraih 529 medali, terdiri dari 217 medali emas, 154 perak, dan 158 perunggu.

Dengan prestasi tersebut, banyak daerah yang ingin meminang atlet Jabar untuk PON Mendatanga.

Ketua umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin, mengaku akan mempertahankan atlet supaya tidak terjadi mutasi atlet.

“Untuk data atlet yang telah masuk KONI, (saya) belum mengecek karena harus dipastikan dulu, khawatir salah ngomong,” ujar Ahmad, di Komplek Pemkab Kabupaten Bandung, Kamis (11/4/2019).

Ahmad memalarkan, seperti halnya di cabor tenis, ada atlet yang mau pindah.

“Rapi mau pindah bagaimana, da cukup sulit,” ucapnya.

Ahmad juga mengatakan bahwa ia akan memaksimalkan potensi atlet di Jawa Barat dengan cara pembinaan.

“Saya tidak mau beli-beli (atlet) dan tidak mau dibeli,” ucapnya.

DPRD Jabar Dorong Optimalisasi Program Wira Usaha Baru

Jabar Segera Siapkan Tim Bola Tangan untuk Tanding di PON XX, Selekda akan Digelar di Sini

Bola Tangan Akan Dipertandingkan di PON XX ? Begini Kata Sekum ABTI Jabar

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved