Diiming-imingi Belajar Silat, 3 Bocah Malah Diajak ke Rumah Kosong dan Dicabuli Pencari Rongsokan

Tiga murid berinisial berbeda sekolah berinisial K (12), M (12), dan S (12), dicabuli seorang pria, A (29) yang bekerja sebagai pencari rongsokan.

Diiming-imingi Belajar Silat, 3 Bocah Malah Diajak ke Rumah Kosong dan Dicabuli Pencari Rongsokan
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Wakapolres Cirebon, Kompol Djarot Sungkowo, gelar ekspos pelaku pencabulan tiga bocah di Cirebon, Mapolres Cirebon, Kamis (11/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Tiga murid berinisial berbeda sekolah berinisial K (12), M (12), dan S (12), dicabuli seorang pria, A (29) yang bekerja sebagai pencari rongsokan.

Korban dirayu oleh pelaku dengan diiming-imingi akan belajar silat. Sehingga korban merasa tertarik dan ikut dengan A ke dalam sebuah rumah kosong.

"Korban ini kebetulan kan senang terhadap bela diri yang sering dilihatnya baik langsung maupun melalui media lainnya. Sehingga korban tertarik dan langsung menuruti bujukan S. Ternyata setelah di dalam rumah, korban malah dicabuli," ujar Wakapolres Cirebon, Kompol Djarot Sungkowo, kepada awak media, di Mapolres Cirebon, Kamis (11/4/2019).

Mulanya, pada Sabtu (6/4/2019) sekitar pukul 07.00 WIB, pelaku memanggil korban di waktu senggang sebelum masuk sekolah untuk menghampirinya dan masuk ke dalam sebuah rumah warga Bapak S, di Desa Panguragan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.

Kronologi Dukun di Jember Bodohi Gadis Biar Dapat Jodoh, Mencabuli Sampai Ada yang Hamil 6 Bulan

"Rumah Bapak S ini memang keadaannya selalu kosong setiap pagi dan siang hari. Saat itulah pelaku menyuruh korban masuk," katanya.

Setelah korban masuk ke dalam rumah, pelaku meminta korban untuk melepaskan pakaiannya.

Setelah itu, tersangka melancarkan aksi pencabulannya kepada ketiga anak tersebut.

"Di sini ada unsur ancaman. Tersangka menakut-nakuti korban untuk tidak memberi tahu kejadian tersebut kepada siapapun," ujarnya.

Ia menambahkan, tersangka belum berkeluarga dan memiliki riwayat yang sama sebelumnya saat dirinya berada di Jakarta.

Kebiasaan tersebut yang membuatnya menjadi candu dan melancarkan aksi pencabulannya.

"Sebelumnya saya menonton film, saya tertarik. Karena tidak ada perempuan, saya melampiaskannya kepada anak-anak kecil tersebut," kata tersangka saat dimintai keterangannya oleh polisi.

Atas perbuatannya itu, tersangka terjerat Pasal 76 E Jo 82 ayat 1 UU RI Nomor 17 tentang perubahan kedua UU perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara dan minimal 5 tahun penjara.

Hingga saat ini, Polres Cirebon masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengetahui kemungkinan korban yang lainnya.

Alasan Tiga Pelaku Cabuli Bocah Kelas VI SD di Tasikmalaya, Ada yang Karena Istri & Penasaran

Psikolog akan Dampingi Bocah Korban Pencabulan Tiga Pria Dewasa

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved