VIDEO BPPT MENGHADIRKAN Rubber Airbag

Menurut dia, Indonesia merupakan produsen karet alam terbesar nomor 2 di dunia, yakni sebesar 3,6 juta ton pertahun.

KEPALA Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Hammam Riza, berharap bantalan udara peluncur kapal atau Rubber airbag yang baru saja diluncurkan ke pasaran itu dapat menggantikan produk impor.

Selama ini, menurut dia, bantalan udara peluncur kapal yang digunakan itu masih sepenuhnya impor dari luar negeri.

"Kehadiran inovasi rubber airbag hasil pengembangan BPPT dan industri lokal ini jelas menjadi subtitusi produk impor," kata Hammam Riza saat ditemui usai Launching Komersialisasi Rubber Airbag di PT Samudra Luas Paramacitra (SLP), Jalan Raya Pantura, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Senin (8/4/2019).

Ia mengatakan, produk tersebut menggunakan komoditi karet alam lokal dari para petani.

Menurut dia, Indonesia merupakan produsen karet alam terbesar nomor 2 di dunia, yakni sebesar 3,6 juta ton pertahun.

Namun, yang digunakan dan diolah menjadi barang karet seperti ban mobil, belt conveyer, benang karet, dock fender dan lain-lain hanya sekitar 660 ribu ton.

Jumlah tersebut hanya sekitar 15 perseb dari produksi domestik karet yang dihasilkan.

"Ini bisa meningkatkan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), dan harganya juga lebih murah dari produk impor sejenis," ujar Hammam Riza.

Video dan artikel lainnya klik link berikut:                                                                                             https://www.youtube.com/watch?v=F9wU1tESY1Y&feature=youtu.be
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Video Production: Wahyudi Utomo

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved