Honor Tenaga Honorer Sering Dirapel, Ridwan Kamil Minta Ubah Sistem dan Bayar per Bulan

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sudah menegur dinas-dinas supaya tidak membiarkan tenaga honorer di Jawa Barat mendapat honornya pada bulan keempa

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Theofilus Richard
Istimewa
Ridwan kamil dan ombudsman 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sudah menegur dinas-dinas supaya tidak membiarkan tenaga honorer di Jawa Barat mendapat honornya pada bulan keempat atau diberikan per triwulan.

"Rata-rata dirapel, kan kasihan. Ternyata pola ini berlangsung dari tahun ke tahun. Saya bilang di jaman saya, bahwa pembayaran honorer harus tepat waktu, bulanan, jangan ditunda dengan alasan administrasi," kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengatakan jika PNS bisa menerima gaji pada Januari dan Februari setiap tahun, tanpa alasan administrasi, seharusnya hal serupa dirasakan tenaga honorer.

"Kalau mereka lancar, sementara yang dari APBD lainnya enggak lancar kan enggak fair. Sama-sama kerja, berkeringat, mencari nafkah, padahal nilainya lebih kecil. Maka hari ini saya perintahkan tidak boleh ada lagi membayar guru honorer dan manusia yang berkeringat untuk Jabar dengan cara dirapel tiga bulan," kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menegaskan honor bukanlah proyek pembangunan yang pembayarannya bisa ditunda.

Ridwan Kamil mengaku berkomitmen memerintahkan semua OPD untuk memperbaiki sistem pemberian honor dan tidak bisa mentoleransi keterlambatan.

"Alasannya, kalau awal tahun anggarannya baru disetujui, saya bilang tahun depan mekanismenya enggak bisa begitu untuk yang rutin dianggarkan dulu. Seperti PNS rutin lancar. Ini berita baik untuk pegawai honorer," katanya.

Seminggu Setelah SDN 106 Ajitunggal Cijambe Diterjang Banjir, Siswa Kembali Belajar di Sekolah

BNN Kota Bandung Lakukan Penguatan Relawan Tingkat Kelurahan dan Lingkungan Pendidikan

Ridwan Kamil mencermati serapan anggaran selalu memiliki grafik yang lamban di awal tahun. 

Sekda Jabar, Iwa Karniwa, mengatakan tengah merancang administrasi supaya honorer Pemprov Jabar, termasuk tenaga honorer SMA dan SMK di Jabar, mendapat honor tiap bulan, tidak lagi per triwulan seperti sebelumnya.

Iwa Karniwa mengatakan telah ditugaskan oleh Ridwan Kamil untuk menyiapkan proses administrasi tersebut.

Ke depannya, diharapkan pemberian honor pun tidak akan menemui keterlambatan.

"Tadi sudah dibahas di rapim. Kami akan upayakan untuk honorer ini bisa dilakukan secara bulanan. Saya ditugaskan beliau untuk merancang bulanan tidak triwulan lagi," katanya.

Iwa Karniwa memastikan bersama Asisten Administrasi, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Badan Kepegawaian Daerah serta Biro Organisasi, akan secara cepat membahas perintah mengenai honor tenaga honorer.

Menurut Iwa Karniwa, honor bulanan rencananya tak hanya untuk para guru SMA/SMK, melainkan juga untuk para pegawai honorer yang bekerja di setiap organisasi perangkat daerah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved