Penting Diketahui Dokter! Pemeriksaan Genomik Membuat Gejala Penyakit Bisa Segera Diketahui

Pentingnya pemeriksaan Genomik tersebut disampaikan Prof Gerard Pals dari Amsterdam University Medical Center saat menjadi pembicara dalam seminar

Penting Diketahui Dokter! Pemeriksaan Genomik Membuat Gejala Penyakit Bisa Segera Diketahui
Tribun Jabar/Fasko Dehotman
Seminar Dokter yang Baik untuk Pencegahan Penyakit Melalui Pemeriksaan Genomik di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas No 80-82, Kota Bandung, Sabtu (6/4/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemeriksaan Genomik perlu dilakukan semua dokter dalam menangani pasiennya.

Pentingnya pemeriksaan Genomik tersebut disampaikan Prof Gerard Pals dari Amsterdam University Medical Center saat menjadi pembicara dalam seminar kesehatan yang digelar Laboratorium Prodia di Ballroom Hotel Grandia, Jalan Cihampelas No 80-82, Kota Bandung, Sabtu (6/4/2019) siang.

"Pemeriksaan Genomik ini dilakukan agar gejala penyakit dapat segera dikenali, sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat," ujar Prof Gerard Pals di hadapan puluhan dokter yang hadir.

Ia menjelaskan, pemeriksaan genomik dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal, tapi tergantung dari jenis pemeriksaannya.

"Misalnya memperkirakan risiko, diagnosis, monitoring, pemilihan obat, dan gaya hidup berdasarkan gen," kata Prof Gerard Pals.

Seminar yang mengusung tema 'Good Doctor for Better Disease Prevention Through The Power of Genomic Testing' (Dokter yang Baik untuk Pencegahan Penyakit Melalui Pemeriksaan Genomik), ini digelar di 18 kota di Indonesia, termasuk di Kota Bandung yang diikuti oleh 70 dokter spesialis dan umum.

Seminar yang dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan para dokter di Indonesia tentang pemeriksaan Genomik, itu juga menghadirkan pembicara dr Aris Wibudi. 

Seperti Prof Gerard Pals, sejalan dengan tema semina, dr Aris Wibudi pun banyak membahas kebutuhuan Genomik pada tubuh manusia beserta manfaat dan penerapannya.

Menurut dr Aris Wibudi, pemeriksaan Genomik ini membuka paradigma baru dalam menilai risiko penyakit.

Halaman
12
Penulis: Fasko dehotman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved