Pengajuan PDLN ASN dan Anggota Legislatif di Jabar Lebih Mudah, Jabar Terapkan Sistem Online

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pendekatan teknologi dalam Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN).

Pengajuan PDLN ASN dan Anggota Legislatif di Jabar Lebih Mudah, Jabar Terapkan Sistem Online
Istimewa
Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Pemprov Jabar Dani Ramdan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pendekatan teknologi dalam Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN).

Di mana para ASN, dinas hingga anggota legislatif di tingkat provinsi dan kabupaten kota dapat mengajukan rekomendasi via online.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Pemprov Jabar Dani Ramdan menyampaikan, upaya digitalisasi ini seiring dengan misi Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Yaitu, melayani tanpa harus yang dilayani tersebut datang ke kantor pelayanan.

"Kalau online kan kita tidak perlu ketemu dan mereka juga tidak perlu ke sini. Cukup diupload saja berkas-berkasnya nanti kita juga periksa dari sini," ujar Dani di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (4/4/2019).

Dia sampaikan, sistem online pada PDLN ini sudah diluncurkan sejak Januari 2019 lalu dan telah diujicobakan untuk pengajuan keberangkatan beberapa pihak. Hanya saja, akan mulai efektif diberlakukan usai Pemilu 2019.

"Seharusnya Maret ini akan mulai, tapi April ada moratorium dulu PDLN karena pemilu. mungkin efektifnya Mei," ucapnya.

Adapun pihak yang mengajukan PDLN, kata Dani, tinggal mengakses melalui alamat website rekomendasipdln.jabarprov.go.id untuk menyertakan sejumlah persyaratan. Sedikitnya ada tujuh item yang harus disertakan, di antaranya meliputi dokumen anggaran, KTP pemohon, proposal kegiatan yang akan dijalani, undangan dari pihak luar negeri.

"Dan pengantar dari dinas atau kabupaten kotanya," imbuh dia.

Dani memastikan, dengan sistem online tentunya ada banyak kemudahan yang didapatkan oleh pihak yang mengajukan keberangkatan ke luar negeri tersebut. Di mana proses rekomendasi bisa lebih cepat dan dapat menekan biaya.

"Dan sisi kedisiplinan, karena ketika mereka syaratnya tidak lengkap langsung tidak akan diterima oleh sistem. Di situ kita ada penjelasan step by stepnya," katanya.

Halaman
12
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved