Asep Mulyadi Berinovasi dari Nilai Spiritual Hasilkan Karya di Bidang Fesyen

Seluruh hasil karya fesyen busana muslim yang dilahirkannya tercipta dari sebuah inovasi yang muncul dari sebuah pemikiran bernilai spiritual.

Asep Mulyadi Berinovasi dari Nilai Spiritual Hasilkan Karya di Bidang Fesyen
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Direktur Ethica Fashion Group, Asep Mulyadi. 

"Ya, produk busana muslim saya, Ethica, memiliki makna yang sangat dalam, bukan sekadar sebagai fesyen pelengkap sehari-hari, namun juga memiliki nilai spiritual. Ethica itu berarti nilai spiritual," kata Asep Mulyadi, Direktur Ethica Fashion Group ketika ditemui Tribun di kantornya,

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -- TIDAK terlalu banyak mungkin orang yang menghasilkan karya fesyen atau mode busana spektakuler karena hasil dari sebuah pemahaman atas pemikiran religi.

Terlebih jika hasil karya itu mampu menjadi tren setter yang akan melahirkan kebangaan tersendiri bagi pengguna fesyen itu.

Nama Asep Mulyadi, mungkin bisa menjadi salah satu dari sedikit orang yang mampu memberikan inspirasi dalam gaya berbusana muslim masa kini.

Lebih menakjubkan karena seluruh hasil karya fesyen busana muslim yang dilahirkannya tercipta dari sebuah inovasi yang muncul dari sebuah pemikiran bernilai spiritual.

"Ya, produk busana muslim saya, Ethica, memiliki makna yang sangat dalam, bukan sekadar sebagai fesyen pelengkap sehari-hari, namun juga memiliki nilai spiritual. Ethica itu berarti nilai spiritual," kata Asep ketika ditemui Tribun di kantornya, di kawasan Kurdi, belum lama ini.

Asep Mulayadi yang kini menjabat sebagai Direktur Utama Ethica, memang tidak sembarangan dalam menciptakan sebuah model busana mulsim.

Asep mengaku bahwa seluruh model busana muslim yang diporduksinya memiliki nilai-nilai spiritual yang diharapkan memberikan dampak atau efek spiritual bagi pemakainya.

Karena itu pula, trade mark Ethica yang diciptakannya bagi seluruh busana muslim yang diproduksi olehnya, begitu erat melekat bagi para pengguna atau konsumennya sebagai produk yang memiliki nilai-nilai berbeda dibanding produk busana muslim yang lainnya.

Perbedaan ini pula yang mengantar Ethica mampu meraih berbagai penghargaan nasional sebagai busana muslim yang layak dimiliki oleh setiap individu muslim.

Namun dibalik kesuksesan ini, selalu ada jalan cerita yang menarik.

Begitu pula yang dialami oleh Asep Mulyadi. Pria kelahiran Ciamis, Juli 1971, memiliki latar belakang perjuangan hidup yang relatif unik.

Lulusan Politeknik ITB yang merupakan putra sulung dari tiga bersaudara pasangan Asikin Sahili dan Yayat Suryati, memutuskan menikah pada usia 23 tahun dengan wanita bernama Nur Amalia.

Bersama sang istri inilah, Asep Mulyadi mulai berbisnis baju bernama Salsa Kids pada 2008. Usaha ini cukup sukses hingga seiring waktu berjalan, peminat clothing Asep dan istrinya terus meningkat dan melebar secara segmen, karena peminatnya saat itu bukan lagi hanya kalanga nanak-anak, tapi mulai bermunculan dari kalangan dewasa.

Singkatnya, karena segmen dan kondisi pasar telah berubah, maka seiring itu pula Asep dan istrinya mengubah brand menjadi Salsa Clothing. Begitu pun, manajemen perusahaan yang tadinya dikerjakan secara tradisional maka mulai dilakukan secara profesional dengan mempekerjakan karyawan di berbagai bagain khusus mulai dari pembelian bahan baku, pemotongan dan jahit, desain, pemasaran, hingga staf HRD.

"Memang dalam perjalanannya, perusahaan tidak bisa dikerjakan secara tradisoonal, harus ada sistem," katanya.

Kemudian dengan alasan nama Salsa pada Salsa Clothing sangat identik dengan tarian salsa, Asep kemudian me-rebrand kembali usahanya menjadi Ethica. Nama terakhir ini dirasakan pas karena memang memiliki makna mendalam tentang Sang Ilahi.

Ethica, kata Asep memiliki nilai tentang kata, sikap baik, sehngga Asep berharap produk fesyen yang dibuatnya memiliki nilai tidak hanya sebagai produk alam namun juga sesuai dengan keingjnan serta pesan Sang Pencipta.

"Produk kami memiliki nilai tidak hanya untuk sendiri, tapi orang lain juga untuk Sang Pencipta. Ethica mrmiliki nilai spiritual. Jadi baju ini bernilai spiritual," katanya.

Dengan kegigihan dan keuletan, Asep kemudian mampu mengembangkan Ethica sebagai produk yang me-nasional dari Sabang sampai Merauke. Di kalangan pegiat fesyen muslim, Asep dan Ethica menjadi pelaku yang tidak bisa lagi dikesampingkan sebagai salah satu penyumbang tren dan inovasi gaya busana muslim Tanah Air.

Salah satu kunci sukses Asep dalam mengembangkan usahanya ini adalah kreativitas dan inovasi. Ini terbukti berhasil, terlebih inovasi yang dilahirkan berasal dari semangat spiritual.

Direktur Ethica Fahion Group, Asep Mulyadi,
Direktur Ethica Fahion Group, Asep Mulyadi, (Tribun Jabar/Kemal Setia Permana)

Jadi Jawara Fesyen Indonesia

DI bawah kendali Asep Mulyadi, Ethica berhasil meraih penghargaan “The Most Innovative Muslim Fashion Product Brand 2018” dari Franchise Indonesia. Penghargaan diraih Ethica berdasarkan sejumlah pertimbangan yaitu diantaranya kreativitas tak terbatas serta terobosan mode produk busana favorit di kancah fesyen Tanah Air.

Keberhasilan ini tak lepas dari konsistensi Asep yang terus melahirkan produk bervariasi di kancah industri hijab dan busana muslim.

Asep mengatakan bahwa Ethica terus berupaya meningkatkan kreativitas dalam merancang produk fesyen berkualitas dengan mengutamakan beberapa hal, yaitu kenyamanan, warna-warna catchy, simpel dan kekinian. Kualitas yang tak diragukan, diklaim sebagai salah satu jawaban mengapa produk Ethica selalu habis diserbu pelanggan.

“Ethica bergerak dalam industri keatif, maka kreativitas menjadi sangat penting dan ada dalam value perusahaan kami. Selain kreativitas dalam merancang produk dan pemasarannya, tim ahli perusahaan kami dituntut kreatif dalam bekerja agar segala sesuatu dalam pekerjaan bisa efektif dan efisien, ” ungkapnya.

Tak hanya inovasi, Asep menambahkan bahwa kecepatan menjadi faktor lain yang sangat penting. Perusahaan harus bisa menyesuaikan tren mode yang sangat cepat berubah. Pihaknya berorientasi pada target market sehingga harus segera membuat apa yang dibutuhkan pasar. Asep berprinsip bahwa momentum dan potensi minat pasar atas produk yang dirancang olehnya tidak boles sampai hilang.

"Sekarang bukan lagi jamannya yang besar mengalahkan yang kecil, namun yang cepat akan mengalahkan yang lamban,” katanya.

Siap Rilis Buku Sukses

RAHASIA kesuksesan Asep Mulyadi berawal dari hal sederhana, yaitu memiliki mimpi. Menurutnya, setiap orang harus punya mimpi besar. Meski di mata orang kecil, menurutnya, seseorang tidak boleh merasa minder atau kecil dan harus yakin suatu saat bisa menjadi besar. Dari impian itu, kata Asep, akan ada alur yang harus dicapai. Dari alur itu harus ada keberanian yaitu keberanian melangkah.

Hal-hal itulah yang menjadi salah satu topik rahasia sukses Asep hingga seperti saat ini. Rahasia tersebut dituangkan dalam sebuah buku berjudul Inovasi Tanpa Henti yang rencananya akan dirilis pada April ini. Asep sendiri berhasil menyusun buku tersebut tahap demi tahap di sela kesibukannya sehari-hari.

"Buku ini menceritakan soal perkembangan sejarah, hal-hal yang menjadi inti dari aktivits di Ethica. Sejarah merintis, pengembangan (Ethica) juga cerita tentang inovasi dan kreativitas. Saya harap ini bisa memberi inspirasi bagi orang lain yang ingin memulai usaha mandiri di bidang apapun, sesuai misi saya ingin mengembangkan para entrepreneur-entrepreneur baru," katanya.

Di buku ini, selain mengisahkan perjalanan Asep dan Ethica, juga terdapat tip dan trik menuju sukses ala Asep Mulyadi. Salah satunya, Asep mengembangkan sistem couple-preneur yaitu rahasia sukses berusaha yang dilakukan berdua dengan pasangan. Pentingnya couple-preneur, menurut Asep, akan menjadi salah satu kunci sukses merintis usaha dari awal hingga menuju kesuksesan.

"Ada juga hal-hal lain yang saya singgung, termasuk ketertarikan saya dalam dunia politik saat ini," katanya. (kemal setia permana)

*Naskah tentang keberhasilan Asep Mulyadi ini juga telah tayang di Harian Pagi Tribun Jabar edisi Minggu (31/3/2019) di rubrik Succces Story.

Cetak Hattrick di Laga Uji Coba Agung Mulyadi Bersyukur, Tunggu Uji Coba Lawan Tim yang Lebih Kuat

Bocah Tangerang Pembobol Situs NASA Kini Kebanjiran Order Membobol Akun Medsos Mantan Pacar

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved