Ketua Bappilu Golkar Jabar: Kekalahan Jokowi di Jabar di Pemilu 2014 Tak Akan Terulang

Kondisi kekalahan suara dukungan Jokowi pada Pilpres 2014 di Jawa Barat, diyakini Ketua pemenangan pemilu Golkar Jabar, MQ Iswara tidak akan terulang.

Ketua Bappilu Golkar Jabar: Kekalahan Jokowi di Jabar di Pemilu 2014  Tak Akan Terulang
Tribun Jabar/Isep Heri
Ketua pemenangan pemilu Golkar Jabar, MQ Iswara, setelah rapat internal di DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Sabtu (30/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Badan pemenangan pemilu Golkar Jabar yakin perolehan suara Jokowi-Maruf Amin unggul di Jabar.

Kondisi kekalahan suara dukungan Jokowi pada Pilpres 2014 di Jawa Barat, diyakini Ketua pemenangan pemilu Golkar Jabar, MQ Iswara tidak akan terulang.

"Kalau melihat peta 2014, memang 40 persen suara yang didapatkan Jokowi dan lebih sedikit dari Prabowo yang 60 persen. Untuk kali ini kami yakin akan berbalik," kata MQ Iswara saat ditemui usai rapat internal di DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Sabtu (30/3/2019).

"Golkar pada 2014 berada di kubu Prabowo, nah sekarang di Jokowi. Maka kami yakin Golkar akan menjadi bandul faktor kemenangan pak Jokowi di Jabar," lanjut dia.

Untuk memastikan itu, Bapillu Golkar Jabar di bawah komandonya, terus gencar melakukan kampanye, termasuk mengupayakan untuk memenangkan pemilu di tingkat legislatif di tiap daerah.

Jadwal Debat Keempat Pilpres 2019 Malam Ini: Jokowi vs Prabowo Subianto

Blusukan ke Pasar Ujungberung Bandung, Nurul Arifin: Penting agar Pedagang Tahu Caleg Mereka

"Kami Golkar Jabar terus memantau golkar di daerah, dan perintahkan caleg untuk sosialisasikan sejumlah program pak Jokowi pada masyarakat," katanya.

Disebutkan MQ Iswara ada beberapa daerah yang difokuskan untuk menjadi lumbung suara Jokowi-Amin di Jabar.

"Di antaranya Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Sukabumi, Bogor, Depok. Kami yakin target 60 persen tercapai," ujarnya.

Menanggapi adanya sejumlah kasus OTT yang menjerat sejumlah oknum yang berada di kubu sama termsuk yang terbaru kader Golkar, MQ Iswara mengaku prihatin.

Ia menegaskan bahwa hal itu dilakukan oleh pribadi dan tidak berkorelasi terhadap Jokowi-Maruf Amin dan partai.

"Itu dilakukan dan murni kesalahan pribadi, partai Golkar prihatin tapi secara tegas Ketua umum kami langsung memberhentikan yang bersangkutan dari anggota partai,," katanya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved