Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Tobong Bata di Cimaragas, Polres Ciamis Bentuk Tim Khusus

Satreskrim Polres Ciamis membentuk tim khusus beranggotakan tujuh orang penyidik untuk memburu pelaku pembuangan bayi

Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Tobong Bata di Cimaragas, Polres Ciamis Bentuk Tim Khusus
Tribun Jabar
Ilustrasi Penemuan Bayi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Satreskrim Polres Ciamis membentuk tim khusus beranggotakan tujuh orang penyidik untuk memburu pelaku kasus pembuangan bayi perempuan yang ditemukan di  tobong bata (lio/saung  tempat pembuatan batu bata merah) di Dusun Ranca Gede Desa/Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Kamis (28/3/2019) sekitar pukul 09.00.

Untuk memudahkan penyelidikan dan pemantauan kondisi bayi, bayi malang yang sempat dirawat di Puskesmas Cimaragas tersebut, Jumat (29/3/2019) siang dipindahkan ke ruang bersalin RSUD Ciamis.

“Untuk memudahkan penyelidikan, sehabis Jumatan tadi, bayi dipindahkan ke RSUD Ciamis. Kondisi bayi sehat,” ujar Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto kepada Tribun Jumat (29/3).

Selain untuk memudahkan penyelidikan, pemindahan bayi malang tersebut katanya juga untuk memudahkan pemantauan kondisi kesehatan bayi.

Kamis (28/3) sekitar pukul 09.00 siang warga Dusun Ranca Gede Desa/Kecamatan Cimaragas Ciamis heboh, menyusul seorang warga yang pulang dari sawah  menemukannya sesosok bayi perempuan tergeletak di tumpukan kayu bakar di tobong bata (saung pembuatan bata merah). Bayi tersebut disimpan dalam kantong keresek warna putih dibalut dengan daster warna hitam bermotif bunga.

Bayi tersebut diduga baru beberapa saat dilahir karena ari-ari (tali pusar)  masih menempel dan masih basah. Bayi tersebut diduga dibuang seorang pemuda yang datang ke lokasi dengan menggunakan mobil Toyota fortuner warna hitam dengan nomor polisi D  (Bandung).

Kepada warga pemuda yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut sempat menanyakan arah jalan dan akhirnya kabur ke arah Banjar.

Setelah warga melapor ke Polsek Cimaragas, bayi malang dalam kondisi masih hidup tersebut dievakuasi oleh Kanit Binmas POlsek Cimaragas dan warga setempat dan dibawa ke Puskesmas Cimaragas  untuk dirawat. KOndisi bayi dalam  keadaan sehat, beratnya normal 2,9 kg dan panjang badan 49 cm.  

Acungan Jari Tengah Rifad Marasabessy dan Kartu Merah Warnai Kemenangan Persebaya atas PS Tira

Bayi memiliki tanda di kaki kanan. Setelah sempat sehari dirawat di Puskesmas Cimaragas, sang bayi Jumat (29/3) siang selepas salat jumat dipindahkan ke RSUD Ciamis untuk memudahkan penyelidikan dan pemantauan kesehatan bayi. Kasus pembuangan bayi yang ditemukan di tobong bata tersebut kini ditangani POlres Ciamis.

“Untuk penyidikan dilaksanakan oleh Polres (Ciamis). Kami sudah membentuk 1 tim beranggotakan 7 personil,” ujar Kasatreskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto.

Katanya sejumlah saksi sudah dimintai keterangan, identitas kendaraan (jenis mobil dan nomor polisi) yang digunakan pelaku sedang dilacak kebenarannya.

Adu Mulut Panas Daniar dan Lita di MasterChef Indonesia, Sebutan Emak-emak dan Modal Tampang Terucap

Penulis: Andri M Dani
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved