Sosialisasi BKKBN di Cicurug Sukabumi, Cegah Stunting, Optimalkan 1000 Hari Hehidupan Pertama Anak

Sosialisasi BKKBN di Cicurug Sukabumi, Cegah Stunting, Optimalkan 1000 Hari Hehidupan Pertama Anak

Sosialisasi BKKBN di Cicurug Sukabumi, Cegah Stunting, Optimalkan 1000 Hari Hehidupan Pertama Anak
Istimewa
Sosialisasi keluarga berencanan oleh BKKBN di Sukabumi. 

TRIBUNJABAR.ID - Berlokasi di Kota Sukabumi tepatnya di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, BkkbN kembali memberikan Program Sosialisasi, Advokasi dan KIE bersama Mitra Kerja Tahun 2019.

Tarian jaipong dari warga setempat membuka acara yang dihadiri kurang lebih 300 orang warga dan perwakilan dari UPT KB setempat.

Lilis Mariyati sebagai perwakilan dari UPT KB Kecamatan Cicurug memberikan ilmu mengenai Pencegahan Stunting yang artinya gagal tumbuh, cara mencegahnya yaitu dengan mengoptimalkan 1000 hari kehidupan pertama dari mulai anak dalam kandungan dengan memperhatikan gizi dan proses perkembangan anak dalam rahim akan mencegah stunting itu sendiri.

Selanjutnya Lilis juga menjelaskan mengenai KB MKJP adalah metode kontrasepsi jangka panjang (IUD, Implan, Vasektomi, Tubektomi).

BKKBN Jabar dan Anggota Komisi IX DPR Sosialisasi KB di Kampung Ciptarasa Sukabumi

Drs. Rukman Heryana, MM. sebagai Perwakilan dari BKKBN Provinsi Jawabarat, menjabarkan bahwa semenjak tahun 70-an KB sudah sudah berdiri dan mencanangkan 3 program antara lain Penasehatan Perkawinan, Pengobatan Kemandulan, Perencana Kehamilan.

Lalu dia juga menjelaskan masa-masa proses kehamilan :
~ Eka Padma Sari (bulan 1 belum terasa apa2)
~ Dwi Marutani (Letih, Lesu, Lemah, Lunglai)
~ Tri Kawula Busana (Banyak kelakuan aneh selama
mengandung masa 3 bulan)
~ Catur Wanara Rukem (Ada keinginan utk mengkonsumsi
~ Catur Wanara Rukem (Ada keinginan utk mengkonsumsi
Buah Masam dan Pedas)
~ Panca Sura (Perasaan Kesal, Gelisah)
~ Sapta Wasa
~ (Ketakutan pada saat akan melahirkan)
~ Sangga Bujana Perceka (Perasaan mules yg sering)
~ Dasa Buta Perlaya (Sikap pasrah)

Andika Babang Tamvan Ditawari Oplas di Korea Selatan, tapi Nolak karena Takut Tak Laku Lagi

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved