Taty Ingin Memperkenalkan Batik Cirebon kepada Dunia

memadupadankan dengan berbagai bahan seperti dengan brukat dan beludru. Saya juga melihat kain apa yang cocok digunakan, tidak asal tempel

Taty Ingin Memperkenalkan Batik Cirebon kepada Dunia
Tribun Jabar/Zelphi
Taty Sugiarti 

Laporan Reporter Tribun Jabar, Putri Puspita

KETERTARIKAN akan batik, khususnya batik Cirebon menjadi daya tarik tersendiri bagi Taty Sugiarti.

Taty yang dibesarkan di Cirebon melihat batik menjadi kekayaan budaya yang harus dikenalkan kepada seluruh Nusantara bahkan dunia.

Untuk memperkenalkan batik Cirebon akhirnya Taty membuka usaha dengan nama Batik Laksmi.

"Saya ingin sosialisasi mengenai batik Cirebon dan membawanya ke Bandung. Saya mengemas batik Cirebon dengan gaya yang lebih modern tetapi tidak mengubah pakem dari batik itu sendiri," ujarnya di toko Batik Laksmi miliknya di Jalan Setrasari Kulon No 11, belum lama ini.

Nama Laksmi dipilih Taty yang diambil dari nama anak keduanya. Laksmi juga merupakan seorang dewa yang menggambarkan kecantikan, keindahan, kemewahan, kecerdasan, dan segala sesuatu yang bersifat baik.

Lewat nama Laksmi, Taty melihat adanya kecocokkan akan batik karena nilai yang terkandung di sana.

Wanita kelahiran Jakarta, 14 Juli 1977 ini menilai ketika menggunakan batik seseorang akan tampil lebih berwibawa.

Untuk membangun fesyen batik, Taty mengaku butuh waktu untuk membangun bisnis yang berkarakter karena banyak orang yang lebih suka dengan sesuatu yang sudah umum.

"Ciri dari Batik Laksmi adalah tidak pernah merusak keindahan batik itu. Ketika mau memodifikasi pakaian, saya lebih tidak mau merusak gambar seni batiknya," ucap ibu dari dua anak ini.

Halaman
12
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved