Ratusan Ribu Gram Tembakau dan Liquid Vape Tanpa Cukai di Priangan Timur Dimusnahkan

Bea Cukai memusnahkan tembakau, rokok, dan vape liquid tanpa pita cukai. Banyak didapat di Tasikmalaya dan Garut.

Ratusan Ribu Gram Tembakau dan Liquid Vape Tanpa Cukai di Priangan Timur Dimusnahkan
Tribun Jabar/Isep Heri
Sejumlah barang bukti di antaranya vape liquid ilegal yang didapatkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tasikmalaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya memusnahkan ratusan ribu gram tembakau, belasan ribu batang rokok ilegal, dan belasan liter vape liquid tanpa pita cukai.

Barang sitaan yang merupakan hasil penindakan 38 kegiatan tersebut dimusnahkan secara dibakar dan dilarutkan ke air di halaman kantor Bea dan Cukai Tasikmalaya, Jalan Sitisna Senjaya, Selasa (26/3/2019).

Pemusnahan disaksikan oleh perwakilan pemerintah daerah yang ada di Priangan Timur.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Vukai Tasikmalaya, Noviandi, mengatakan, sejumlah barang sitaan berhasil diamankan selama 2018.

"Di antaranya, 389.780 gram tembakau iris, 30.240 batang rokok, dan 12.995 milimeter vape liquid berbagai merek yang tidak disertai pita cukai ada juga yang berpita cukai tapi palsu," kata Noviandi.

Sejumlah barang itu berhasil disita dari berbagai wilayah yang ada di Priangan Timur.

Pemusnahkan ratusan ribu gram tembakau, belasan ribu batang rokok ilegal, dan belasan liter vape liquid tanpa pita cukai, di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya, Selasa (26/3/2019).
Pemusnahkan ratusan ribu gram tembakau, belasan ribu batang rokok ilegal, dan belasan liter vape liquid tanpa pita cukai, di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya, Selasa (26/3/2019). (Tribun Jabar/Isep Heri)

"Hasil sitaan ini banyak ditemukan di pasar-pasar tradisional, paling banyak kami temukan di Tasikmalaya dan Garut," kata Noviandi.

Noviandi mengatakan, taksiran kerugian negara akibat sejumlah olahan tembakau yang tak bercukai ini sebesar Rp 70 juta.

Pemusnahan dilakukan sesuai pasal 54 UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan nomor 11 tahun tentang Cukai.

Dia mengimbau kepada pelaku industri tembakau rumahan yang ada di Priangan Timur untuk tertib mendaftarkan produknya ke pebean sehingga memiliki pita cukai.

"Jangan coba-coba juga untuk memalsukan pita cukai karena bisa dikenai pidana dan denda," ujarnya.

Kisah Pelarian Seorang Pembunuh di Tasikmalaya, Sempat ke Dukun Minta agar Hidup Tenang

Terungkap, Tewasnya Ica di Hotel Tasikmalaya Itu Akibat Dibunuh Seorang Mahasiswa, Ini Kronologinya

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved