Anda Pengusaha Vape Liquid? Segera Daftarkan Produknya, Kini Sudah Dikenai Cukai, Kalau Tidak Disita

Bagi Anda pengusaha vape liquid, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengimbau untuk segera mendaftarkan produk itu agar memiliki cukai.

Anda Pengusaha Vape Liquid? Segera Daftarkan Produknya, Kini Sudah Dikenai Cukai, Kalau Tidak Disita
tribunjabar/isep heri
Pemusnahan vape liquid tanpa pita cukai secara dilarutkan ke air, di Kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai tipe madya pabean C Tasikmalaya, Selasa (26/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Bagi Anda pengusaha vape liquid, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengimbau untuk segera mendaftarkan produk itu agar memiliki cukai.

Pasalnya setelah Vape liquid yang masuk kategori hasil pengolahan tembakau lainnya mulai juli 2018 sudah dikenai cukai, hingga saat ini masih banyak yang ilegal.

Kepala bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC Kanwil jabar, Bier Budi Kismulyanto mengingatkan agar produsen vape liquid mengindahkan peraturan yang ada.

"Memang masih banyak produsen atau store-store vape liquid di Jabar yang produknya itu belum disertai pita cukai," kata Bier Budi di Tasikmalaya, Selasa (26/3/2019).

Pihaknya terus melakukan sosialisasi hingga ke tingkat daerah agar para produsen segera melegalkan produknya.

"Karena jika mereka memiliki cukai, mereka juga ikut dalam program pembangunan," ujarnya.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat dua tahun terakhir ini, lanjut Bier Budi menargetkan menyerap cukai sebesar Rp 27 triliun.

Banyak Pabrik di Kota Cimahi, Begini Plus Minusnya Kata Wali Kota Cimahi

"Jabar merupakan wilayah yang besar dalam bidang penerimaan pajak rokok dan tembakau termasuk vape liquid ke 3, setelah Jatim dan Jateng," jelasnya.

Selanjutnya untuk Jabar dana bagi hasil cukai hasil tembakau 2018, sebesar Rp 180 Miliar, dan Rp 47 Miliar untuk wilayah Priangan Timur.

Dia merinci dana bagi hasil cukai tembakau masing-masing di antaramya untuk kabupaten Garut Rp 27,42 miliar, Kabupaten Ciamis Rp 4,88 miliar, Pangandaran Rp 4,87 miliar, Kabupaten Tasikmalaya, Rp 4,84 miliar, Kota Tasikmalaya, Rp 4,65 miliar, Kota Banjar Rp 4,61 miliar.

"Untuk terakhir kerugian negara akibat produk yang masih ilegal yang terdata di kisaran minimal Rp 70 juta. Maka dari itu sosialisasi kami terus gencarkan," tambah Bier Budi.

Gawat, V BTS Nyaris Jatuh Saat Konser Karena Sakit, Jin Sangga Badannya, RM BTS Bantu Pegangi Lutut

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved