SOROT

Pemilu Berkualitas, Menghadirkan Pemimpin yang Memegang Janji dan Tak Berjarak dengan Rakyat

Banyak yang senang berbicara dan sedikit mendengar. Pemilu berkualitas akan menghasilkan pemimpin yang banyak berbicara tapi juga banyak mendengar.

Pemilu Berkualitas, Menghadirkan Pemimpin yang Memegang Janji dan Tak Berjarak dengan Rakyat
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
Kisdiantoro, wartawan Tribun.

Oleh Kisdiantoro
Wartawan Tribun Jabar

Sebulan menjelang pemilu 2019, pemilu legislatif, pemilu dewan perwakilan daerah (DPD), dan pemilu presiden 2019, suhu politik makin panas.

Di media sosial, jauh lebih panas dibandingkan dunia nyata yang lebih banyak hiasan baliho, poster, banner, dan media peraga lainnya yang terpasang di jalanan.

Aksi saling sindir para elite partai politik tak terbendung. Kata 'cebong' yang merepresentasikan pendukung capres Jokowi dan 'kampret' yang merepresentasikan pendukung 'Prabowo' terus bertebaran.

Komentar sengit semakin tinggi tensinya setelah sejumlah lembaga survei merilis hasil perolehan suara dalam Pilpres 2019.

Keriuhan saling ejek ini mestinya tak terjadi. Sebab, tujuan akhir dari hajat demokrasi itu adalah pemilu yang berkualitas.
Diskusi yang dimunculkan di media sosial maupun di dunia nyata, mestinya adalah mengkritisi janji para calon wakil rakyat atau calon presiden. Menunjukkan fakta masalah di lapangan, agar mereka melek dan menggengam erat janjinya.

Pemilu Run 7 April 2019 di GOR Saparua Bandung, Ikutan Yuk! Banyak Hadiahnya Loh

Masyarakat sebagai pemilih harus menyadari bahwa keterlibatannya dalam hajat pemilu 2019 adalah untuk menunjukkan kedaulatan dirinya. Mereka datang ke TPS, nanti saat pemilihan, atas kesadaran sendiri untuk menentukan orang-orang yang akan mewakilinya, bukan karena hasutan atau intimidasi.

Mengutip pernyataan tokoh pers nasional Prof Dr Bagir Manan, di acara Forum Komunikasi dan Konsultasi Informasi Publik dan Media Massa di Bandung, pemilu berkualitas di antaranya bisa menghasilkan para wakil rakyat atau pasangan presiden yang menjaga janji-janjinya.

Pengalamanan membuktikan, banyak wakil rakyat yang setelah terpilih, memilih menjaga jarak dengan tuannya, rakyat yang diwakili mereka.

Banyak yang lebih senang berbicara dan sedikit mendengar. Pemilu berkualitas akan menghasilkan pemimpin yang banyak berbicara tapi juga mau banyak mendengarkan.

Halaman
12
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved