Dedi Mulyadi Yakin Kasus Romahurmuziy Tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi

Dedi Mulyadi yakni kasus Romahurmuziy tak pengaruhi elektabilitas Jokowi-Maruf Amin.

Dedi Mulyadi Yakin Kasus Romahurmuziy Tak Pengaruhi Elektabilitas Jokowi
istimewa
Dedi Mulyadi di Tasikmalaya dengan pendukung Jokowi-Maruf Amin 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Maruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan kasus mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy, tidak akan memengaruhi pemilih Jokowi-Amin.

Tersandungnya Romy yang ditangkap KPK, menurut Dedi Mulyadi sama sekali tidak berpengaruh terhadap elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

"Enggak lah, kan, kita milih presiden bukan milih partai, tak akan memiliki efek elektoral apapun terhadap pemilihan presiden," kata Dedi Mulyadi saat ditemui usai deklarasi relawan dukung Jokowi-Amin di Hotel Grand Metro Kota Tasikmalaya, Jumat (22/3/2019).

Menurut Dedi Mulyadi, masyarakat saat ini sudah sangat pintar dalam menentukan arah politik dan pilihannya karena saat ini era keterbukaan publik dan digitalisasi media.

Apalagi, pengalaman seperti ini bukan kali pertama dalam sejarah pra-pemilihan umum.

Elektabilitas sosok seseorang, katanya, tidak akan terpengaruh suatu permasalahan yang tak ada kaitannya langsung dengan calonnya.

"Masyarakat bisa membedakan mana ketua umum partai mana presiden. Tidak serta-merta pendukungnya bermasalah berindikasi terhadap calon presidennya," ujar Dedi Mulyadi.

Kasus seperti ini, kata dia, bukan hal yang pertama kalinya jelang pemilihan.

Dedi memisalkan, saat tahun 2014 lalu terjadi hal sama dengan Ketua Umum PPP sebelumnya yakni Suryadharma Ali.

"Menteri Agama yang juga ketum PPP ditetapkan juga oleh KPK sebagai tersangka dulu. Tapi, kan, tidak memberi efek elektoral," ujarnya.

Dedi Mulyadi Sebut Pemilih Jokowi di Tasikmalaya Pendukung Militan, Tidak Berisik di Media Sosial

Kapolda Jabar Minta Penyelenggara Pemilu 2019 agar Netral dan Transparan

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved