BKKBN Jabar Upayakan Peningkatan Umur Pernikahan Lewat Program GenRe

Genre adalah Generasi Berencana, yang pada umumnya adalah anak-anak yang mengalami proses peralihan dari anak-anak ke orang dewasa.

BKKBN Jabar Upayakan Peningkatan Umur Pernikahan Lewat Program GenRe
ISTIMEWA
Sosialisasi program kepada para generasi berencana atau remaja yang dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN) Jabar. 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Badan Kependudukan dan Kluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Jawa Barat, kembali mengupayakan peningkatan umur pernikahan remaja melalui program Generasi Berencana (GENRE)

Genre adalah Generasi Berencana, yang pada umumnya adalah anak-anak yang mengalami proses peralihan dari anak-anak ke orang dewasa.

Anak remaja mempunyai karakteristik, yang lebih labil, berontak, emosi, egois.

“Usia pernikahan yang terlalu muda menghasilkan berbagai dampak negatif. BKKBN mempunyai standar tersendiri, yaitu 21 tahun untuk perempuan, 25 tahun untuk laki-laki. Jadi, mereka yang memutuskan untuk menikah idealnya harus memenuhi standar itu,” ucap Kabid Adpin BKKBN Jawa Barat, Ir. Pintauli R Siregar, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi

Ditemui di tempat yg sama, Anggota komisi IX DPR-RI, Hj. Dewi Asmara SH.MH mengapresiasi terhadap BKKBN yang terus berkomitmen merevitalisasi dan memperluas dimensi program KB.

“Saya pikir langkah BKKBN dengan menjalankan program Genre patut diacungi jempol. Sudah waktunya KB tidak melulu soal batas jumlah anak ataupun alat kotrasepsi. Kita juga harus menyiapkan generasi muda bangsa ini menjadi generasi berdaya saing”.

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved