Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Sudah Kantongi 25 Nama Calon Direksi Bank BJB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah mengantongi 25 nama calon direksi Bank BJB. Nama-nama itu hasil seleksi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Sudah Kantongi 25 Nama Calon Direksi Bank BJB
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Hermansyah di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (18/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah mengantongi 25 nama calon direksi Bank BJB. Nama-nama itu hasil seleksi yang dilakukan Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN) Banj BJB.

Asisten Daerah II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Eddy Nasution, mengatakan Gubernur akan kembali menyeleksi 25 nama itu sebelum diserahkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 25 Maret untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan.

"Kalau Pak Gubernur sudah dapat nama itu, nanti akan dikirim ke KRN untuk dikirim ke OJK untuk dilakukan fit and proper," kataEddy Nasution di Gedung Sate, Rabu (20/3/2019).

Selanjutnya, kandidat yang lolos tes di OJK akan ditentukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB) pada 30 April mendatang. Saat ditanya siapa saja 25 kandidat tersebut, Eddy Nasution tidak mau membocorkannya.

Nama-nama yang akan diseleksi Gubernur sebelum dikirim ke OJK ini, katanya, masih bisa berubah termasuk dari luar calon yang saat ini sudah dikantongi Emil. Hanya, menurutnya, Emil akan mengerucutkan 25 calon direksi tersebut menjadi delapan nama.

Polres Purwakarta Kejar Sindikat Perampok Nasabah Bank, Target 7 Hari Tangkap Semua Pelaku

Komisi XI DPR RI Meminta KPU dan Kemenlu Selesaikan Finalisasi DPT

"Kemungkinan delapan nama tergantung nanti Pak Gubernur mau ganti enggak di dalam lagi yang lain. Kan enggak tahu," kata dia.

Dalam proses uji kelayakan dan kepatutan, lanjut Eddy Nasution, OJK akan menguji dua kandidat untuk masing-masing posisi direksi Bank BJB. Tapi kata OJK, satu kandidat pun cukup karena ada aturan baru.

Dia menambahkan saat ini terdapat beberapa posisi direksi yang kosong di Bank BJB. Salah satunya direktur komersial dan UMKM yang terakhir diisi almarhum Agus Gunawan.

Tak hanya itu, menurutnya, Ridwan Kamil pun mewacanakan penambahan posisi direksi baru yang khusus menangani sistem informasi dan teknologi (SIT) perbankan.

"Pak Gubernur mewacanakan nambah satu direktur IT. Karena tanpa IT, bank ini ketinggalan. Jadi Pak Gubernur antisipasi," katanya.

Disinggung kualitas SIT Bank BJB yang belum maksimal sehingga menjadi alasan Emil menambah posisi direksi tersebut, Eddy tidak membantahnya. "Saya tidak mengatakan itu, tapi real-nya sebagian begitu," katanya. 

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved