Pengakuan Pelajar yang Produksi & Jual Tembakau Gorila, dari Rasa Penasaran & Ditawarkan via Medsos

Pengakuan pelajar yang produksi dan edarkan tembakau gorila. Berawal dari rasa penasaran dan bisa sewa apartemen.

Pengakuan Pelajar yang Produksi & Jual Tembakau Gorila, dari Rasa Penasaran & Ditawarkan via Medsos
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Direktur Ditres Narkoba Polda Jabar Kombes Enggar Pareanom (tengah), Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dan Kabid Pemberantasan BNN Jabar AKBP Daniel Karthiandago (kempat dari kiri) di Mapolda Jabar, menunjukan barangbukti tembakau gorilla, Selasa (19/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelajar yang memproduksi tembakau gorila, Mrf (18), mengakui perbuatannya dimulai dari rasa penasaran.

Sebelum memutuskan meracik tembakau gorila, ia berselancar di dunia maya.

Ia membaca konten laman, forum diskusi di jejaring media sosial, hingga tayangan video.

Ia sempat membaca-baca perbandingan ganja dengan tembakau gorila.

Ganja lebih rumit karena harus menanam dan panen setelah satu tahun.

Tembakau gorilla, ia hanya meracik tembakau yang mudah didapat dengan sejumlah bahan kimia.

"Saya belajar sendiri bermodal tayangan di internet dan diarahkan sama teman di media sosial," ujar Mrf di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Selasa (19/3/2018).

Petugas Direktorat Reserse (Ditresnarkoba) Polda Jabar memamerkan tembakau gorilla yang dibuat oleh seorang pelajar SMA.
Petugas Direktorat Reserse (Ditresnarkoba) Polda Jabar memamerkan tembakau gorilla yang dibuat oleh seorang pelajar SMA. (mega nugraha/tribunjabar.id)

Apartemen tersebut disewa seharga jutaan rupiah per bulan.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved