Otomotif

Bolehkah Gunakan Air Mineral untuk Radiator, Atau Tetap Pakai Cairan Coolant Saja? Ini Jawabannya

Sebelum kemungkinan-kemungkinan buruk terjadi pada kita akibat mesin mobil panas, alangkah baiknya kita memperhatikan asupan air pada radiator mobil.

Bolehkah Gunakan Air Mineral untuk Radiator, Atau Tetap Pakai Cairan Coolant Saja? Ini Jawabannya
automotivexist.blogspot.com
Ilustrasi cairan coolant 

TRIBUNJABAR.ID - Ketika mobil yang sedang kita kendarai mesinnya panas alias overheat, tentu saja kita akan merasa panik karena takut terjadi hal-hal yang bakal mengancam keselamatan kita.

Akibat dari mesin mobil panas, hal yang banyak terjadi adalah mogok.

Sebelum kemungkinan-kemungkinan buruk terjadi pada kita akibat mesin mobil panas, alangkah baiknya kita memperhatikan asupan air pada radiator mobil.

Umumnya kendaraan yang terkena masalah pada sistem pendinginan adalah mobil yang telah berumur, namun tidak menutup kemungkinan mobil baru pun bisa mengalami masalah serupa.

Seringkali pemilik kendaraan kurang memperhatikan bahkan tidak merawat sistem pendingin kendaraan yang disebut radiator.

Nah, jika Anda biasa menggunakan air ledeng untuk radiator mobil Anda dengan alasan ingin praktis, sebaiknya ajangan terllau sering deh.

Alasannya adalah tanpa disadari heat indicator di dalam mobil lebih mudah menunjukkan pada posisi overheat.

Perlu diketahui bahwa air ledeng/air minum kemasan/air biasa yang digunakan untuk mengisi radiator termasuk pada golongan air mineral.

Nah, mineral inilah yang seiring berjalannya waktu apalagi dengan paparan panas mesin akan menimbulkan kerak pada kisi-kisi maupun saluran pendingin, sehingga membahayakan untuk kesehatan radiator mobil kita.

Nah, untuk kesehatan radiator mobil Anda, sebaiknya Anda menggunakan cairan coolant saja.

Halaman
123
Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved