Banyak Atribut Kampanye Dipasang di Terminal Cicalengka, Warga Mengeluh

Warga Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, mengeluhkan adanya pemasangan sejumlah alat peraga kampanye (APK) pemilu 2019 di Terminal Cicalengka.

Banyak Atribut Kampanye Dipasang di Terminal Cicalengka, Warga Mengeluh
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
APK Dipasang di depan Terminal Cicalengka, Selasa (19/3/2019) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, mengeluhkan adanya pemasangan sejumlah alat peraga kampanye (APK) pemilu 2019 di Terminal Cicalengka.

Sejumlah APK tersebut, dari pantauan Tribun Jabar, Selasa (19/3/2019), dipasang di sepanjang pagar depan Terminal Cicalengka, mulai dari ukuran hanya satu meter hingga lima meter.

APK tersebut merupakan baliho caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, DPRD Jabar, DPR RI, dan paslon capres-cawapres.

Abdullah (50), warga Kecamatan Cicalengka, mengatakan bahwa adanya pemasangan baliho besar peserta pemilu tersebut, telah merusak keindahan pusat keramaian Kecamatan Cicalengka sejak beberapa bulan terakhir.

"Tidak enak dipandang, warna-warni tidak jelas. Mending kalau yang dikampanyekan oleh mereka itu dapat dipertanggung jawabkan," kata Abdullah di Terminal Cicalengka, Selasa (19/3/2019).

APK Dipasang di depan Terminal Cicalengka, Selasa (19/3/2019)
APK Dipasang di depan Terminal Cicalengka, Selasa (19/3/2019) (Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi)

Pemkot Cimahi Sayangkan Atribut Kampanye Dipasang di Taman

Tersangka Perusak Baliho Partai Demokrat di Pekanbaru Ternyata Juga Rusak Atribut Partai Lain

Selain di Terminal Cicalengka, baliho berbagai ukuran yang dibuat para peserta pemilu itu pun, terlihat sengaja dipasang di sekitar Alun-alun Cicalengka dan Masjid Agung Cicalengka dalam posisi tidak beraturan.

Abdullah mengatakan, sebelum masuk tahapan Pemilu 2019, kawasan terminal, Alun-alun, serta Masjid Agung, terbebas dari pemasangan APK dan hanya ada spanduk imbauan dari pemerintah saja.

"Banyak spanduk seperti itu kesannya kumuh, apalagi itu ukurannya besar-besar juga," katanya.

Warga lainnya, Adang Junaedi (51), mengatakan bahwa seharus pemerintah atau Bawaslu mencabut APK tersebut.

"Terminal bukan tempat kampanye, itu kan buat naik turun penumpang angkutan kota (angkot)," katanya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum, pemasangan APK harus dilaksanakan dengan mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan, dan keindahan kota atau kawasan setempat.

Satu di antara poin di antaranya, APK dilarang dipasang di fasilitas lainnya yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bawaslu Ingatkan Peserta Pemilu Hati-hati Kampanye, Tak Sebar Hoaks dan Isu SARA [VIDEO]

Menjelang Kampanye Terbuka, Bawaslu Cianjur Kumpulkan Panwascam, Ingatkan Tak Libatkan Anak-anak

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved