Petugas Kota Cimahi Tiap Hari Gagal Capai Target Sorlip Surat Suara, Target 1.500 Cuma 1.000 Lembar

Petugas sortir lipat (sorlip) surat suara untuk Pemilu 2019 yang dipekerjakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, setiap harinya gagal

Petugas Kota Cimahi Tiap Hari Gagal Capai Target Sorlip Surat Suara, Target 1.500 Cuma 1.000 Lembar
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Petugas Sorlip surat suara saat bekerja di Gedung Hardjuno, Kota Cimahi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Petugas sortir lipat (sorlip) surat suara untuk Pemilu 2019 yang dipekerjakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, setiap harinya gagal mencapai jumlah target yang telah ditentukan.

KPU Kota Cimahi sendiri menargetkan setiap petugas bisa melakukan sortir lipat sebanyak 1.500 surat suara per hari, namun setiap harinya mereka rata-rata hanya mencapai 1.000 surat suara.

Menurut Ketua KPU Kota Cimahi, Mochammad Irman, tidak tercapainya jumlah target tersebut karena para petugas sorlip masih beradaptasi dan belum terbiasa dengan pekerjaannya, terlebih ada surat suara yang ukurannya sangat lebar.

"Untuk sekarang targetnya masih belum tercapai, paling rata-rata per hari mereka hanya bisa melakukan sortir lipat suara 1000 dari target 1500 surat suara," ujarnya di Sekretariat KPU, Jalan Pesantren, Kota Cimahi, Senin (18/3/2019).

Pelaksanaan sorlip surat suara di Kota Cimahi sendiri, hingga saat ini baru berjalan selama 4 hari dan petugas sorlip tersebut bekerja sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai dengan total yang harus disorlip sebanyak 1.557. 865 surat suara.

"Apalagi pelaksanaan sorlip pada hari pertama (Jumat) banyak waktu yang terbuang karena untuk awal kita kasih arahan dulu. Jadi hasil sorlipnya hanya sedikit," kata Irman.

Namun, pihaknya optimis pelipatan surat suara yang dikerjakan kurang lebih oleh 200 petugas itu, akan selesai hingga 15 atau 20 hari kedepan atau sebelum pelaksanaan Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April mendatang.

"Karena nanti kedepan mereka akan terbiasa, jadi kerjanya bisa cepat. Kalau sekarang kan belum belum terbiasa, tapi kalau yang sudah terbiasa bisa mencapai 1000 lebih," ucapnya.

Mobil Tak Dilengkapi Tempat Sampah di Kota Bandung, Bakal Didenda Rp 500 Ribu

Petugas Sorlip asal Cigugur Tengah, Maman (34), mengaku, selama empat hari bekerja, rata-rata hanya mampu melakukan sorlip surat suara tersebut hanya 1000 lembar per hari.

"Belum bisa mencapai 1500 lembar, rata-rata saya satu hari itu hanya mampu melipat dua dus surat suara, jumlahnya 1000," katanya.

Ia mengatakan, kendala tidak tercapainya target tersebut, lantaran masih belum terbiasa dengan adanya surat suara DPRD dan DPD yang ukurannya cukup lebar.

Hal senada dikatakan, Zulkifli (26) petugas sorlip asal Cibabat yang mengaku tidak mampu mencapai target sebanyak 1500 surat suara. Ia juga hanya mampu melipat surat suara rata-rata hanya 1000 lembar per hari.

"Untuk sekarang hanya 1000 per hari, jadi saya hanya mendapat Rp 80 per hari karena bayarannya cuma Rp 80 per lembar. Upah segitu terlalu kecil, tidak sesaui yang diharapkan," ucapnya.

Sosok Brenton Tarrant, Teroris di Selandia Baru di Mata Tetangga

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved