Open Bidding 4 OPD Hanya Diikuti oleh Pejabat Eselon 3A, Ada 24 Pendaftar

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Bandung melakukan open bidding

Open Bidding 4 OPD Hanya Diikuti oleh Pejabat Eselon 3A, Ada 24 Pendaftar
ISTIMEWA
Selaku Pembina Kabupaten Bandung Sehat, Bupati Bandung H.Dadang Mochamad Naser, SH, S.Ip, M.Ip memerintahkan seluruh OPD untuk ikut berkontribusi dalam Lomba Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) Tahun 2016. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Bandung melakukan open bidding terhadap empat jabatan struktural di empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bandung.

Kepala Bidang Pengembangan Karir Aparatur BKSDM Kabupaten Bandung, Yudi Heryana, menuturkan 3 jabatan struktural di tiga OPD ini dalam keadaan kosong akibat rotasi yang dilakukan di akhir tahun 2018.

Di antaranya Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BKSDM, dan Kepala Satpol PP sedangkan Kepala Dinas Keluarga Berencana sudah memasuki masa pensiun.

"Seleksi terbuka untuk jabatan tersebut sudah dibuka sejak akhir Februari lalu dan berakhir sampai 13 Maret kemarin. Sejauh ini sudah ada 24 pendaftar, sudah kita umumkan termasuk, undangan untuk tahap selanjutnya," kata Yudi Heryana ketika ditemui di kantornya, Senin (18/3/2019).

Meski digelar secara terbuka, para peserta open bidding ini masih berasal dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Potret Masa Muda Brigjen Krishna Murti Ganteng dan Berkharisma, Jenderal Trendi yang Eksis di Medsos

4 Penambang Emas Tewas di Lubang Galian di Bogor, 3 Orang Semula Hendak Bantu Teman

Di antaranya 7 pendaftar untuk Kepala BKSDM, 7 pendaftar untuk Kepala Dishub, 5 pendaftar untuk Kepala Satpol PP dan 5 pendaftar untuk Kepala Dinas Keluarga Berencana.

"Para pendaftar ini semuanya berasal dari pejabat eselon 3A setingkat jabatan administrator, camat, sekretaris dinas dan kepala bagian. Tidak ada yang berasal dari eselon 2," ujarnya.

Selain karena adanya kekosongan jabatan di tiga OPD akibat rotasi dan sudah memasuki masa pensiun, open bidding ini dilakukan untuk efesiensi pekerjaan. Karena selama ini ketiga jabatan ini diisi oleh plt (pelaksana tugas) sehingga pejabat bersangkutan merangkap tugas.

"Selama ini kan masih dijabat plt, yang harus membagi pekerjaannya. Selain itu memasuki puasa saya harap ke empat jabatan ini sudah diisi pejabat definitif terutama Dishub dan Satpo PP," katanya.

110.000 Lowongan Kerja di BUMN Terbuka Hingga 24 Maret 2019

Empat Seismograf di Gunung Papandayan Raib Dicuri, Pemantauan Aktivitas Gunung Andalkan Visual

Ke 24 peserta open bidding ini akan mengikuti serangkaian test, di antaranya uji kompetensi yang dilaksanakan pada Rabu (20/3/2019) besok, dilanjutkan dengan penulisan makalah yang akan digelar Kamis (21/3/2019).

"Kemudian Senin tanggal 25 nanti para peserta akan mengikuti tes kesehatan. Dilanjutkan nanti tanggal 5-6 April untuk presentasi makalah dan wawancara yang akan dinilai oleh pansel," ujarnya.

Yudi menuturkan, menurut pansel dalam open bidding ini tidak ada sistim gugur. Jadi semua peserta wajib mengikuti serangkaian kegiatan tes. Hingga nanti menjelang pengumuman pada 10 April akan diambil 3 orang terbaik untuk dipilih bupati nantinya.

"Kami melibatkan 5 orang pansel yang berasal dari akademisi, birokrasi, seperti dari LAN, Pemerintah Provinsi, termasuk dari Setneg (sekretariat negara)," katanya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved