KPK Sebut Peluang Periksa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Terkait Kasus Romahurmuziy

KPK mengisyaratkan tak tertutup kemungkinan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin diperiksa terkait Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy

KPK Sebut Peluang Periksa Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Terkait Kasus Romahurmuziy
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat ditemui usai meluncurkan 'Program Kemaslahatan BPKH' di di Kantor Kementerian Agama, MH.Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- KPK mengisyaratkan tak tertutup kemungkinan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin diperiksa terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang menjerat Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.

Menurut KPK, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bisa saja menjadi saksi yang bakal diperiksa terkait pengusutan kasus ini.

Selain Menteri Lukman Hakim Saifuddin, penyidik KPK juga bakal memanggil dan memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag M Nur Kholis dan sejumlah pejabat di Kemenag yang terkait lainnya.

"Pemeriksaan saksi pasti akan dilakukankarena itu bagian dari proses penyidikan. Kan penyidikan sudah dimulai," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (18/3/2019).

Meski demikian, Febri Diansyah mengaku belum mengetahui secara pasti jadwal pemeriksaan terhadap para saksi tersebut.

Dia berjanji akan menginformasikan kembali jika sudah ada jadwal pemeriksaan terhadap para saksi, termasuk Lukman Hakim dan Nur Kholis.

Romahurmuziy Tak Main Sendiri dalam Kasus Jual Beli Jabatan, Siapa yang Kebagian? Begini Kata KPK

Geledah Kantor Romahurmuziy di DPP PPP, KPK Angkut 2 Koper Besar

"Siapa saja saksi yang akan diperiksa dari pihak Kemag misalnya, apakah menteri akan diperiksa, sekjen, atau jabatan Kepala Biro tertentu atau jabatan lain di Kemenag, bagian dari panitia seleksi misalnya, itu nanti mungkin ketika sudah ada jadwalnya, bisa kami informasikan," Febri Diansyah.

Dalam kasus ini, Romahurmuziy diduga menerima suap senilai Rp 300 juta terkait jual beli jabatan di Kemenag. Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin diduga telah menyuap Romy untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemenag

Muhammad Muafaq mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik sedangkan Haris mendaftar sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur.

Padahal, pihak Kemenag menerima informasi jika nama Haris Hasanuddin tidak diusulkan ke Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin lantaran Haris diduga pernah mendapatkan hukuman disiplin.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved