Seorang Perempuan Ditemukan Berusaha Bunuh Diri dan Berkata "Saya Harus Mati"

Wanita tersebut terkapar, darah mengucur dari lengannya. Tak jauh dari wanita tersebut terlihat sebilah pisau. Warga yang melihat kejadian tersebut la

Seorang Perempuan Ditemukan Berusaha Bunuh Diri dan Berkata
Istimewa
Seorang perempuan gegerkan warga Pacet karena mencoba bunuh diri di pinggir jalan dengan memutus nadi di lengan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Warga Cianjur digegerkan seorang wanita yang tergeletak di pinggir jalan tak jauh dari supermarket di Gang Flamboyan, Kampung Tamanjaya I RT 01/10, Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Minggu (17/3/2019) sekitar pukul 15.20 WIB.

Wanita tersebut terkapar, darah mengucur dari lengannya. Tak jauh dari wanita tersebut terlihat sebilah pisau. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menolong wanita tersebut

Seorang saksi mata, Ali (40), mengatakan bahwa perempuan itu terlihat berpenampilan tomboi ditemukan warga bersimbah darah di samping Toserba Selamat.

"Ia benar kang, tadi saya juga dikasih informasi dari warga lainnya. Katanya ada seorang perempuan yang bersimbah darah di pinggir Jalan samping Toserba Selamat," kata Ali, saat dihubungi Minggu (17/3/2019).

Seorang Pria Memanjat Menara Operator Seluler Mencoba Bunuh Diri, Diduga Karena Depresi

Ali mengatakan, pada saat mendapat informasi tersebut, ia langsung menuju lokasi kejadian.

"Pada saat saya hampiri perempuan tersebut, di pergelangan tangan sebelah kiri sudah terluka, selain itu saya juga kaget ternyata selain bersimbah darah di sampingnya ditemukan sebilah pisau," katanya.

Tak ingin terjadi salah paham, ia langsung menghubungi aparat kepolisian dan aparat desa Gadog.

"Melihat kondisinya begitu mengkhawatirkan, saya langsung menghubungi anggota Polisi Polsek Pacet dan aparat Desa Gadog untuk dibawa ke Rumah Sakit," ujarnya.

Ali sempat bertanya nama si korban percobaan bunuh diri tersebut.

"Pada saat saya tanya, FR hanya menjawab 'saya harus mati'," katanya.

Ali tak mengetahui kronologis awal kejadian.

"Kronologis awalnya saya tidak tahu persis kang, ya kalau dilihat sepertinya gara-gara asmara," katanya.

Perempuan yang bersimbah darah tersebut langsung dibawa ke rumah sakit. Ali melihat, perempuan tersebut masih sadar namun banyak kehilangan darah.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak yang berwajib.

Cegah Mahasiswa Bunuh Diri, BEM Kema Unpad Buat Program Ini, Deteksi Dini Gejala Depresi

Psikiater Sebut Gejala Bunuh Diri Bisa Dideteksi

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved