Jusuf Kalla Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Diktator Otoriter, Begini Penjelasannya

Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Jusuf Kalla menegaskan bahwa Presiden Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi

Jusuf Kalla Sebut Jokowi Bukan Pemimpin Diktator Otoriter, Begini Penjelasannya
tribunjabar/mega nugraha
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Hotel Horison Kota Bandung, Minggu (17/3/2019). 

L‎aporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Jusuf Kalla menegaskan bahwa Presiden Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi bukan seorang pemimpin dengan karakter diktator otoriter.

"Saya percaya, Pak Jokowi tidak pernah punya niat untuk otoriter. Kenapa, karena apapun selalu dirapatkan. Apapun keputusannya selalu diambil bersama-sama," kata Jusuf Kalla saat menghadiri Silatuhrahmi Kebangsaan, di Hotel Horison Kota Bandung, Minggu (17/3/2019).

Menurutnya, setiap keputusan yang dikeluarkan selama kepemimpinan Jokowi, panggilan akrab Joko Widodo, selalu berpijak pada setiap aturan hukum. Ia menegaskan, Indonesia merupakan negara hukum sebagaimana diatur di konstitusi UUD 1945.

"Kalau seorang otoriter atau diktator pasti ambil keputusan pukul meja dan pasti itu keputusan," katanya.

Suzan Octa, Penyanyi Asal Majalaya, Promosikan Lagu Sumpah Demi Apapun Hingga ke Malaysia

Bagi lawan politiknya, Jokowi dianggap otoriter, diktaror. Merujuk pada kasus hukum yang menjerat sejumlah orang. ‎Sebut saja Habib Rizieq Shihab terkait perbuatan pornografi yang aturannya tertulis di Undang-undang Pornografi, Ahmad Dani terlibat perbuatan ujaran kebencian di media sosial, aturannya tertulis di Undang-undang ITE hingga Habib Bahar Smith yang terlibat penganiayaan, diatur di KUH Pidana.

"Semuanya berasarkan hukum karena Indonesia negara hukum," ujar JK.

Pemda KBB Siap Bangun Gedung DPRD, Total Anggaran Rp 150 Miliar, Buat Fondasi Dulu Rp 22 Miliar

Menurutnya, banyak negara jatuh karena pemimpinnya otoriter dan nepotisme.

Sosok Jokowi menurut JK selama hampir lima tahun menjadi orang terdekatnya, tidak menunjukan sikap sebagai pemimpin yang otoriter dan diktator ataupun nepotisme.

"Kedua putra beliau satu berjualan martabak satu berjualan pisang goreng, pasti tidak terlibat dari proyek-proyek pemerintah," kata JK.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved