Fasilitas Belum Memadai, Pemain Skateboard Ini Punya Impian Besar Harumkan Nama Indonesia

Bermula dari melihat temannya bermain fingerboard ketika sekolah dasar, kini Dafwa Rafiandi (16) tertarik bermain skateboard.

Fasilitas Belum Memadai, Pemain Skateboard Ini Punya Impian Besar Harumkan Nama Indonesia
Tribun Jabar/ Putri Puspita
Dafwa Rafiandi (16) dan Robi Rafiandi (16) pemain skateboard yang ikut kompetisi Beat Da Trixz Vol 2 di skate park Pasopati 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bermula dari melihat temannya bermain fingerboard ketika sekolah dasar, kini Dafwa Rafiandi (16) tertarik bermain skateboard.

Menurut siswa kelas X SMAN 23 Bandung ini, bermain skateboard tak hanya menjadi olahraga yang menyenangkan, tetapi Ia juga mendapatkan rasa kepuasan tersendiri apalagi ketika ikut kompetisi.

"Ketika ikut kompetisi dan menang, ada kepuasan bisa membuat orang tua bangga," ujar Dafwa ketika ditemui di Skate Park Pasopati, Minggu (17/3/2019).

Hal serupa juga dirasakan oleh Robi Rafiandi (16) yang berasal dari Garut. Ia mulai tetarik akan skateboard mulai dari kecil karena melihat adanya tantangan yang berbeda.

Kedua pelajar ini ikut serta juga dalam kompetisi Beat Da Trixz Vol 2 yang diikuti oleh berbagai lintas generasi dan lintas daerah.

Tak hanya kompetisi di daerah lokal saja, Robi dan Dafwa juga pernah ikut kompetisi skateboard se-Asia di Tangerang dan masuk dalam babak final.

Kompetisi Beat Da Trixz Vol 2 di Kota Bandung, Berharap Lahir Bibit Baru Atlet Skateboard Tanah Air

Robi mengatakan, untuk belajar trik bermain skateboard, Ia memanfaatkan media sosial seperti YouTube.

"Suka liat video dari luar negeri kemudian dicoba. Seringkali gagal tapi hal itu enggak jadi membuat trauma, justru tertantang dan ingin terus belajar salahnya dimana," ujar Robi.

Hal yang paling penting bagi pemain skateboard selain papan skate diakui kedua pemain skate ini adalah arena bermain skateboard yang memadai.

"Kalau di Garut belum ada area skate park khusus, biasanya saya main di Alun-Alun Garut," ujar Robi.

"Di Bandung masih kurang dan beda jauh dengan di Jakarta. Di sini kurang bagus, flooring-nya masih bolong-bolong jadinya ketika main suka jatuh," ujar Dafwa.

Walaupun belum ada fasilitas yang memadai, tak membuat Robi dan Dafwa untuk berhenti belajar skateboard.

Mereka berharap kelak bisa seperti Sanggoe Darma Tanjung, atlet Indonesia termuda yang terdaftar mengikuti ajang olahraga bergengsi Asian Games 2018.

Sanggoe juga menjadi atlet skateboard yang meraih medali perak di Asian Games 2018.

Harapan Komunitas Bandung Skate Movement: Miliki Taman Skate Bertaraf Internasional

Tips Membeli Papan Skate & Trik Bermain Skateboard agar Tak Cedera Ala Bandung Skate Movement

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved