Pengurus RW Gang Apandi : Nasib Gang Bersejarah Akan Ditentukan Lewat Pengadilan

Warga berkumpul bersama pengurus RW setempat dan aparatur kewilayahan Braga di lapangan PB Raga, Gang Apandi,

Pengurus RW Gang Apandi : Nasib Gang Bersejarah Akan Ditentukan Lewat Pengadilan
TRIBUN JABAR/SYARIF PULLOH ANWARI
Pihak pengurus RW 08, mengadakan sosialisasi kepada warga Gang Apandi dan dihadiri wakil pengacara dari warga, Binmas Kelurahan Braga, perwakilan lurah dan perwakilan Camat, dalam menanggapi penutupan Gang Apandi di lapang PB Raga, Gang Apandi, RW8, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Sabtu (16/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menanggapi informasi penutupan Gang Apandi sebelum ada keputusan dari pengadilan, warga berkumpul bersama pengurus RW setempat dan aparatur kewilayahan Braga di lapangan PB Raga, Gang Apandi, RW 08, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.

Ketua RW 08, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Imam Sadikin mengatakan kegiatan yang dilakukan pengurus RW ini dalam rangka pemberitahuan kepada warga terkait penutupan jalan Gang Apandi sebelum ada keputusan dari Pengadilan.

"Ini adalah pemberitahuan dan rembuk warga dalam menanggapi surat dari BPN dan dapat informasi tapi suratnya belum kita terima, informasi itu bahwa menurut BPN bahwa tanah ini milik Yosafat. Tapi dibawah ada klausul bila mana tidak puas silahkan mengadu kepada pengadilan," ujar Imam Sadikin di lapangan PB Raga, Gang Apandi, RW 08, Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Sabtu (16/3/2019).

Gang Apandi Terancam Tinggal Kenangan, Mediasi Digelar Antara Warga dan Pemilik Lahan di BPN

Imam menjelaskan menurut Distaru Kota Bandung aset Gang Apandi ini sudah ada sejak lama dalam rencana pemerintah Kota Bandung namanya Gang Apandi.

"Gang Apandi ini sudah ada dari tahun 2005, karena gambar Gang ini sudah ada," ujar Imam

Menurutnya, pada hari Senin (18/3/2019), pihaknya akan menyurati Distaru Kota Bandung dan sebelumnya pihaknya sudah melayangkan serta mendapatakan respon dari DPRD Kota Bandung.

Gang Apandi, Jalan Braga, Kota Bandung, Kamis (31/1/2019) sore.
Gang Apandi, Jalan Braga, Kota Bandung, Kamis (31/1/2019) sore. (Tribun Jabar/Ery Chandra)

Imam menambahkan pihaknya akan terus berjuang sebelum ada keputasan dari pengadilan dan akan diselesaikan melalui jalur pengadilan.

"Kita berjuang, masalah nanti hasil atau tidak di pengadilan," ujarnya.

Sementara itu, dalam pemberitaan sebelumnya pada Kamis (28/2/2019), mediasi yang digelar di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung yang dihadiri oleh Kepala seksi penyelesaian sengketa BPN Kota Bandung, Kapolsek Sumur Bandung, Danramil, Sekretaris Lurah Braga, dengan pihak kuasa hukum pemilik Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) berakhir buntu atau tak ada titik temu penyelesaian.

Warga Setempat Tolak Keras Rencana Penutupan Gang Apandi di Braga, Bandung

Gang Apandi ini termasuk kawasan unik, karena gang atau jalan kecil di Jalan Braga itu berada di bawah gedung dan menyerupai lorong.

Menurut penggiat Komunitas Aleut, Ridwan Hutagalung, perkampungan di belakang pertokoan Braga itu sudah ada sebelum kemerdekaan.

"Dari dulu emang kampung itu sudah ada, 1900-an awal itu sudah ada sebenarnya. Kalau dibilang tanggalnya juga engga jelas, tapi 1800 juga itu sudah ada. Nama-nama jalan itu setelah merdeka dan ada nama gang itu setelah ada aturan administratif," ujar Ridwan Hutagalung.

Gang Apandi Jalan Braga, Dibangun di Bawah Bangunan Zaman Belanda, Diambil dari Nama Juragan Tanah

Gang Apandi Menyimpan Sejarah Kelam, Jadi Tempat Menyimpan Jasad Gerilyawan dan Penduduk

Suasana di mulut Gang Apandi.
Suasana di mulut Gang Apandi. (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Jadwal Liga Inggris Sabtu dan Minggu Ini - Derby Manchester Ditunda, Liverpool Tetap Berlaga

Enak Jadi Pemain atau Pelatih? Begini Jawaban Radovic

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved