KPU Kota Cirebon Belum Pastikan Jumlah Surat Suara Rusak Karena Alasan Ini

Menurut Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum menghitung jumlah surat suara rusak.

KPU Kota Cirebon Belum Pastikan Jumlah Surat Suara Rusak Karena Alasan Ini
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi, di Lapangan Bola Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu (16/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon belum menghitung jumlah surat suara rusak.

Padahal, proses sortir dan pelipatan beberapa jenis surat suara sudah rampung dilakukan.

Menurut Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum menghitung jumlah surat suara rusak.

"Salah satunya itu kami ingin memastikannya dulu," kata Didi Nursidi saat ditemui usai Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Surat Suara Pemilu 2019 di Lapangan Bola Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu (16/3/2019).

Ia memastikan surat suara yang rusak itu telah dipisahkan saat dilakukan sorlip.

Pasalnya, saat ini proses sorlip surat suara Pilpres dan DPR RI Dapil 8 Jabar telah rampung.

BERITA TERKINI Pesawat Helikopter Jatuh di Tasik, Evakuasi Bangkai Pesawat Masih Menunggu KNKT

Jadi Tersangka Setelah OTT KPK, Romahurmuziy Merasa Dijebak dan Minta Keluarga Iklhas

Pihaknya perlu memastikan lagi apakah surat suara yang rusak itu benar-benar rusak atau tidak.

Pasalnya, bisa saja surat suara tersebut justru tidak rusak dan hanya human eror saat proses sorlip.

"Kan bisa saja seperti itu, makanya kami ingin pastikan dulu," ujar Didi Nursidi.

Selain itu, menurut dia, meminta penggantian surat suara rusak pun tidaklah mudah dan cukup memakan waktu.

Karenanya, pihaknya ingin memastikannya terlebih dahulu baru kemudian dituangkan dalam berita acara.

Saat ini, proses sorlip sendiri masih berlangsung untuk surat suara DPD RI dan DPRD Jawa Barat Dapil 12 Jabar.

"Surat suara DPRD Kota Cirebon belum datang dan kami belum dapat jadwal kedatangannya," kata Didi Nursidi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved