Sejarah Bandung

Cerita SLBN Cicendo, Sempat Diduduki Tentara Jepang dan Jadi Rumah Sakit Bersalin

SLBN Cicendo saat penjajahan Jepang sempat diduduki oleh tentara Jepang.

Cerita SLBN Cicendo, Sempat Diduduki Tentara Jepang dan Jadi Rumah Sakit Bersalin
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Cicendo Bandung di Jalan Cicendo Nomor 2, Kota Bandung, Kamis (14/3/2019). SLBN Cicendo merupakan sekolah tertua bagi siswa tunarungu di Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Cicendo Bandung sempat diduduki tentara Jepang saat Jepang menjajah Indonesia.

Berdasarkan data dan dokumen sejarah dari SLB Negeri Cicendo Bandung, lahan bangunan yang menempati lahan seluas kurang lebih 10.000 meter persegi ini, dipergunakan tentara Jepang selama menjajah indonesia dari tahun 1942 hingga tahun 1945.

"Ya, sekolah ini sudah ada diperuntukan bagi penyandang tuli-bisu, tapi pada masa pemerintahan Jepang, itu sempat beralih dipergunakan oleh tentara Jepang dan setelah peperangan," ujar Wakasek Kurikulum guru kelas XI, Ine Rahayu saat ditemui Tribun Jabar di SLBN Cicendo Kota Bandung, Kamis (14/3/2019).

Ine menceritakan menurut sejarah saat itu, gedung sekolah sempat dijadikan rumah sakit bersalin

"Gedung sekolah ini juga sempat beralih menjadi rumah sakit bersalin," ujar Ine.

peninggalan Belanda di SLB Negeri Cicendo Bandung
peninggalan Belanda di SLB Negeri Cicendo Bandung (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Selanjutnya, setelah Jepang kalah, gedung sekolah tersebut dikembalikan fungsinya pada tanggal 1 Juni 1949.

Pada tahun 1954 Departemen Pendidikan menetapkan lembaga pendidikan untuk para penyandang cacat di Indonesia dinamakan Sekolah Luar Biasa (SLB).

Ine menuturkan pada tahun 2009, SLBN Cicendo Bandung, resmi mejadi sekolah negeri.

"Bulan Februari 2009 kita berubah status, sekolah ini menjadi negeri oleh Gubernur Jawa Barat," ujarnya

Halaman
12
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved