Pilpres 2019

Andi Arief 'Serang' Ganjar Pranowo soal Apel Kebangsaan, Sebut Acara Itu Cuma untuk Menangkan Jokowi

Agenda apel kebangsaan di Semarang itu juga dikatakan Andi Arief hanya menghambur-hamburkan uang negara.

Andi Arief 'Serang' Ganjar Pranowo soal Apel Kebangsaan, Sebut Acara Itu Cuma untuk Menangkan Jokowi
(Handout)
Pamflet apel kebangsaan di Semarang, Minggu (17/3/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Politisi Partai Demokrat, Andi Arief tampak menentang keras agenda apel kebangsaan bertajuk Kita Merah Putih yang rencannya bakal dilaksanakan di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Minggu (17/3/2019).

Menurut Andi Arief, apel kebangsaan bertajuk Kita Merah Putih di Semarang yang diduga menggunakan uang negara tersebut menghabiskan total Rp 18 miliar.

Agenda apel kebangsaan di Semarang itu juga dikatakan Andi Arief hanya menghambur-hamburkan uang negara.

Selain itu, ia turut menyindir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan menyebutnya berani menghambur-hamburkan uang negara untuk apel kebangsaan.

"Kenapa kawan saya @ganjarpranowo berani hamburkan uang negara dalam jumlah besar buat apel kebangsaan untuk "jokowi"? Menurut saya karena Jadi gubernur sampai bupati era Jokowi gak mungkin diproses kasus korupsi oleh Kepolisian dan Kejaksaan. Dua instutusi itu buat lawan politik," tulis Andi Arief di Twitter, Jumat (15/3/2019).

Selain itu, Andi Arief mengatakan, apel kebangsaan digelar bukan untuk menguatkan rasa kebangsaan, melainkan sebatas upaya memenangkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2019.

“Apel kebangsaan untuk Jokowi, skandal anggaran yang melibatkan pembiaran KPK, kepolisian, kejaksaan dan birokrasi, hanya untuk memenangkan Jokowi, bukan untuk menguatkan rasa kebangsaan.” kata Andi Arief.

Tak hanya itu, Andi Arief pun meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencegah acara apel kebangsaan di Semarang Jawa Tengah itu.

"KPK ada waktu buat mencegah apel kebangsaan buat Pak Jokowi di jateng yang menghamburkan uang negara. Kalau diam saja nanti rakyat akan berteriak: KPK lantainya saja yang bersih," kata Andi Arief.

(Tribun Jabar/Fauzie Pradita Abbas)

Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved