Anda Berencana ke Balai Kota Bandung? Lengkapi Mobil Anda dengan Tempat Sampah

Mulai Senin (18/3/2019), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung akan memeriksa kendaraan roda empat di area Balai Kota Bandung.

Anda Berencana ke Balai Kota Bandung? Lengkapi Mobil Anda dengan Tempat Sampah
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Ilustrasi: Taman Balai Kota Bandung, Jumat (15/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -- Anda akan ke Balai Kota menggunakan kendaraan roda empat atau mobil?

Jangan lupa lengkapi kendaraan Anda dengan tong sampah.

Mulai Senin (18/3/2019), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung akan memeriksa kendaraan roda empat di area Balai Kota Bandung.

Pemeriksaan kendaraan bekerja sama dengan Satpol PP Kota Bandung, para petugas akan memastikan setiap kendaraan menyediakan tempat sampah.

Setiap kendaraan roda empat termasuk angkutan orang/barang yang masuk area Balai Kota akan diperiksa.

Aksi tersebut sebagai bentuk penguatan Gerakan Kang Pisman (Kurangi Pisahkan Manfaatkan Sampah) dan penegakan Peraturan Daerah nomor 9 tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah.

"Pemeriksaan tong sampah sebagai penerapan aturan pasal 51 Perda Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah, setiap kendaraan wajib dilengkapi tong sampah," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung, Salman Fauzi , Sabtu (16/3/2019).

CPNS yang Dilantik Jadi PNS di Pemkot Bandung Gelar Syukuran, Pungut Sampah dan Bagi Nasi Bungkus

Menurut, Salman, keharusan menyediakan tempat sampah di dalam kendaraan roda empat bukanlah hal yang baru. Apalagi sekarang cukup banyak warga yang menerapkannya dengan baik.

Salman sepakat bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tidak hanya oleh faktor tunggal, akan tetapi pasti merupakan resultan dari banyak faktor.

Kebijakan adanya tempat sampah di kendaraan roda empat bisa dipandang hal sederhana, namun menjadi tidak sederhana jika terkait dengan kesadaran dan perubahan perilaku.

"Penegakan aturan melalui kampanye dan edukasi yang masif, aksi-aksi yang rutin efektif dan penegakan aturan menjadi hal-hal mendasar yang harus dilakukan. Secara empiris, penegakan aturan menjadi salah satu faktor penting keberhasilan implementasi kebijakan," ujar Salman.

DLHK Kota Bandung Jajaki Metode Peuyeumisasi untuk Atasi Masalah Sampah

Salman mengatakan, poin penting dari kebijakan ini adalah agar setiap kendaraan, baik kendaraan pribadi, dinas, perusahaan, termasuk kendaraan umum, menyediakan tempat sampah di dalamnya. Ini tidak hanya di Balai Kota, tetapi di banyak tempat disesuaikan dengan masing-masing karakter.

"Terkait sanksi tentu mengacu pada ketentuan yang berlaku, dan yang diberi kewenangan untuk menerapkan sanksi adalah PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) Satpol PP. Sanksi tentu akan diberikan seusai dengan pelanggarannya," ujar Salman. (tiah sm)

Enak Jadi Pemain atau Pelatih? Begini Jawaban Radovic

Jadwal Liga Inggris Sabtu dan Minggu Ini - Derby Manchester Ditunda, Liverpool Tetap Berlaga

Penulis: Tiah SM
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved