Sri Mulyani Kecewa Kualitas Pendidikan di Indonesia, Ceu Popong: Saya Leuwih Kecewa

Anggota Komisi X DPR RI Popong Otje Djundjunan, memaklumi kekecewaan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, atas pemanfaatan 20 persen APBN untuk pen

Sri Mulyani Kecewa Kualitas Pendidikan di Indonesia, Ceu Popong: Saya Leuwih Kecewa
Tribun Jabar/ Haryanto
Anggota Komisi X DPR RI Popong Otje Djundjunan atau Ceu Popong bersama Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika saat berbincang di Komplek Pemda Purwakarta, Nagri Tengah, Purwakarta, Kamis (14/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Popong Otje Djundjunan, memaklumi kekecewaan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, atas pemanfaatan 20 persen APBN untuk pendidikan.

Menurut Sri Mulyani, kualitas pendidikan yang dihasilkan masih belum sebanding dengan besaran anggaran yang telah diberikan dari negara.

Bahkan, kualitas dan mutu pendidikan di Indonesia masih jauh berada di belakang beberapa negara Asia.

"Pasti aja dia (Sri Mulyani) kecewa, komo guru siga saya mah leuwih kecewa atuh (apalagi guru seperti saya, lebih kecewa)," kata Ceu Popong saat ditemui di Komplek Pemda Purwakarta, Nagri Tengah, Purwakarta, Kamis (14/3/2019).

Ceu Popong Percaya Mutu Pendidikan di Purwakarta Meningkat Pesat Karena Hal ini

Sudah Ada Rambu Dilarang Berhenti di Jalan Merdeka Bandung, Banyak Mobil Malah Parkir

Politisi senior yang akrab disapa Ceu Popong itu menjelaskan alasan kualitas pendidikan belum juga meningkat pesat meski anggaran telah besar.

Ceu Popong menyebut hal tersebut terjadi disebabkan anggaran yang besar itu dibagikan pula ke 18 lembaga lainnya, tidak hanya fokus di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Diketahui setidaknya 20 persen APBN untuk pendidikan itu terbagi di antaranya ke Kementerian Agama untuk PAUD, dan Kemenristekdikti untuk universitas.

Selain itu, kebijakan setiap kementerian yang mendapat anggaran tersebut, menurut Ceu Popong dipastikan berbeda-beda.

"Harusnya 20 persen itu hanya untuk Kementerian Pendidikan, baik untuk pendidikan kebudayan ataupun di pendidikan tinggi. Kan akan lebih gampang dan fokus, termasuk pengawasannya," ucapnya.

Kedatangan Komisi X DPR RI, Bupati Purwakarta Sampaikan Aspirasi Soal BOS dan Fasilitas Komputer

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved