Pileg 2019

Ratusan Petugas Sorlip Garut Mundur, Upah Dinilai Terlalu Kecil

Sekretaris KPU Garut, Ayi Dudi Supriadi membenarkan banyaknya petugas sorlip yang mengundurkan diri.

Ratusan Petugas Sorlip Garut Mundur, Upah Dinilai Terlalu Kecil
tribunjabar/haryanto
Sejumlah petugas tengah menyortir dan melipat surat suara di GOR Purnawarman, Sindangkasih, Purwakarta, Selasa (6/3/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Mendapat upah yang terlalu kecil, ratusan petugas sortir dan lipat (sorlip) surat suara di Kabupaten Garut mengundurkan diri.

Salah seorang petugas sorlip, Herman (55), menyebut pada awalnya para petugas merasa semangat melaksanakan sorlip. Namun sejak petugas dari KPU mengumumkan bahwa upah sorlip per lembarnya hanya Rp 75, banyak petugas yang kecewa dan memilih mengundurkan diri.

Ia mengaku tak diberi tahu upah sorlip sejak awal bertugas.

Informasi awal yang didapat, mereka menerima bayaran Rp 100 per lembar.

"Enggak ada penjelasan dari KPU soal besaran upahnya. Banyak yang kecewa dan memilih mundur," kata Herman, warga Tarogong Kidul, Kamis (14/3).

Ia menyebut, dari 400 petugas sorlip ada lebih dari 60 persen yang mengundurkan diri.

Namun ada juga yang masih tetap melanjutkan perkerjaan sorlip.

Sekretaris KPU Garut, Ayi Dudi Supriadi membenarkan banyaknya petugas sorlip yang mengundurkan diri.

Hal ini karena jasa premi yang diberikan terlalu kecil.

Petugas sorlip menyebut tingkat kesulitan pelipatan pada Pemilu 2019 ini dinilai terlalu besar dibandingkan dengan surat suara Pilkada.

Mereka berharap uang premi yang mereka terima akan lebih besar. Jika tidak petugas sorlip tidak akan meneruskan pekerjaannya.

"Banyak yang mengundurkan diri tapi tidak berpengaruh. Masih banyak petugas sorlip yang bersedia. Kemarin ada 3.000 yang mendaftar," ucap Ayi.

Ayi menjelaskan kendala utama saat ini sebenarnya bukan petugas yang mengundurkan diri. Tapi ketersediaan gudang yang terbatas.

Saat ini KPU memiliki tiga gudang, namun semuanya diisi oleh logistik Pemilu sehingga sulit untuk mencari tempat sorlip surat suara.

"Kami akan pinjam GOR Ciateul untuk percepat distribusi logistik," katanya. (firman wijaksana)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved