Polsek Lengkong Bandung Tangkap Polisi Gadungan, Mengaku Berpangkat Kombes yang Lelang Barang Bukti

Dedi memperkenalkan diri pada korban sebagai Kombes Argo Mulyono. Untuk mengelabui dan meyakinkan korban, Dedi berfoto berlatar kantor polisi.

Polsek Lengkong Bandung Tangkap Polisi Gadungan, Mengaku Berpangkat Kombes yang Lelang Barang Bukti
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Dedi Mulyana alias Argo Mulyono (42), polisi gadungan yang mengaku berpangkat kombes di Mapolsek Lengkong Jalan Buahbatu, Kota Bandung, Jumat (15/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Seorang pria bernama Dedi Mulyana alias Argo Mulyono (42) nekat mengaku sebagai anggota Polri dan menipu sejumlah warga Kota Bandung.

Aksinya dicurigai korban dan dilaporkan ke polisi. Kini, polisi gadungan tersebut mendekam di Mapolsek Lengkong.

"Saudara Dedi mengaku sebagai anggota Polri dengan pangkat komisares besar (Kombes) yang bertugas di Polsek Lengkong dan Mapolda Jabar di unit reskrim namun tidak mengenakan pakaian dinas harian," ujar Kapolsek Lengkong Kompol, Ari Purwantono, di Jalan Buahbatu, Kota Bandung, Jumat (15/3/2019).

Ari Purwantono mengatakan Dedi memperkenalkan diri pada korban sebagai Kombes Argo Mulyono. Untuk mengelabui dan meyakinkan korban, Dedi berfoto berlatar kantor polisi.

Saat ini, ia ditetapkan tersangka usai ditangkap di kediamannya di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung pada awal pekan ini.

Serangan Teroris di Masjid Selandia Baru, Ayah dan Anak asal Indonesia Jadi Korban

TKD Jokowi-Maruf Amin Jabar Mengutuk Keras Tragedi Kemanusiaan di Selandia Baru

"Tersangka mengaku anggota kepolisian yang bertugas di Polda Jabar dan Polsek Lengkong dari unit reserse dan kriminal. Ia menawari korban ada lelang barang bukti dengan harga murah sehingga korban tergiur dan membeli barang yang ditawarkan," ‎ujar dia.

Tawar-menawar itu dilakukan via aplikasi pesan instan di ponsel pintar berbasis android.‎ Ari menerangkan kronologi penangkapan polisi gadungan tersebut.

Menurutnya, penangkapan polisi gadungan itu bermula dari laporan seorang korban yang terjebak tipu daya tersangka. Korban tertipu saat yang hendak membeli barang lelang.

Usai berkomunikasi via chat, tersangka dan korban akhirnya bertemu di sekitar Jalan Buahbatu Bandung.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved