Bareskrim Panggil Ahmad Heryawan, Ditanya Kasus Korupsi di BJB Syariah

Bareskrim panggil Ahmad Heryawan. Ditanya kasus korupsi di BJB Syariah.

Bareskrim Panggil Ahmad Heryawan, Ditanya Kasus Korupsi di BJB Syariah
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memenuhi panggilan pemeriksaan kasus Meikarta di KPK, Jakarta, Rabu (9/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipikor) Bareskrim Mabes Polri memeriksa mantan gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Rabu (13/3/2019).

Pria yang akrab disapa Aher itu datang memenuhi undangan Bareskrim terkait kasus dugaan korupsi Bank Jabar Banten Syariah (BJBS), sekitar pukul 13.30 WIB.

Setelah diperiksa selama 6 jam, Aher mengaku ditanya seputar posisinya di BJB serta apa yang dirinya ketahui soal BJBS.

Namun, Aher mengaku tak mengetahui perihal masalah korupsi BJBS yang menjadi fokus dari penyidik.

Klarifikasinya, kata dia, diperlukan hanya karena ia selaku gubernur yang kala itu mengawasi BJB.

"Saya diundang untuk klarifikasi. Sederhana saja, saya tidak tahu apa-apa, tentu selaku Gubernur yang mengawasi BJB harus diminta klarifikasinya. Adapun urusan BJBS, kan, urusan BJB, bukan Gubernurnya," ujar Aher, di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2019).

Ia juga menegaskan tak memiliki hubungan terkait kasus dugaan korupsi yang tengah diselidiki kepolisian.

Aher menambahkan Pemprov Jawa Barat memang merupakan pemegang saham di BJB.

Namun, kata Aher, Pemprov jabar hanya tahu kegiatan BJB meski BJB juga merupakan pemegang saham di BJBS.

Halaman
12
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved