Polisi Malaysia Lepas 2 Rekan Bisnis Nuryanto yang Sempat Jadi Terduga Pelaku Mutilasi

Dua rekan bisnis korban mutilasi di Malaysia, Nuryanto (37), yang sempat diduga otak pembunuhan Nuryanto dilepas Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

Polisi Malaysia Lepas 2 Rekan Bisnis Nuryanto yang Sempat Jadi Terduga Pelaku Mutilasi
Tribunjabar/Mega Nugraha
Keluarga Nuryanto, bos tekstil asal Baleendah melapor ke Polda Jabar, Kamis (14/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BALEENDAH- Dua rekan bisnis korban mutilasi di Malaysia, Nuryanto (37), yang sempat diduga otak pembunuhan Nuryanto dilepas Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

Hingga saat ini, PDRM masih mencari pelaku utama atau eksekutor mutilasi terhadap Nuryanto dan Ai Munawaroh.

Dua rekan bisnis Nuryanto tersebut adalah, Iqbal alias Jimmy dan M Abbas. Satu rekan bisnis Nuryanto yang sempat ditahan oleh PDRM diketahui berkewarganegaraan Pakistan.

Sebelumnya keduanya diduga menjadi otak pelaku pembunuhan keji tersebut karena mereka adalah orang terakhir yang berhubungan dengan kedua korban.

Pengacara keluarga Nuryanto, Hermawan mengatakan pihaknya menyerahkan seluruh proses hukum kepada pihak Kepolisian Diraja Malaysia. Hal itu sudah menjadi kewenangan pihak Kepolisian Diraja Malaysia.

Istri Nuryanto Pingsan di Tengah Kerumunan Pelayat, Jasad Nuryanto Korban Mutilasi Itu Segera Tiba

Terduga Aktor Intelektual Kasus Mutilasi Nuryanto dan Ai Munawaroh sedang Dikejar Polisi Malaysia

Istri Nuryanto pingsan di tengah kerumunan pelayat
Istri Nuryanto pingsan di tengah kerumunan pelayat (Tribunjabar/Mumu Mujahidin)

"Yang jelas relasi saudara Nuryanto yang sempat ditahan sudah dilepas kembali (oleh PDRM)," ujarnya di rumah duka RW 08 Kampung Ciodeng, Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (13/3/2019).

Polri juga ikut membantu kebutuhan data-data kedua korban dari kedua keluarga korban mutilasi. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan PDRM untuk mem-follow up perkembangan kasus pembunuhan keji tersebut.

"Kami akan koordinasi sejauh mana perkembangan kasus dan sejauh mana tersangkanya, siapa saja yang menjadi pelaku tindak pidana tersebut," katanya.


Menurutnya, pihak keluarga Nuryanto sudah menyerahkan seluruhnya kepada tim pengacara. Jadi apapun yang menjadi masalah korban, baik terhadap keluarganya maupun terhadap relasi-relasi bisnisnya untuk menghubungi pengacara saja.

"Pihak keluarga memohon maaf kepada tidak bisa melayani apa yang dipertanyakan oleh pihak relasi maupun rekan bisnisnya Nuryanto," ujarnya.

Terakhir Hermawan menuturkan pihak keluarga berharap pihak PDRM dapat secepatnya mengungkap pelaku pembunuhan keji terhadap anggota keluarganya tersebut.

"Apa motifnya sampai pihak keluarganya (Nuryanto) dapat dimutilasi di Malaysia?" katanya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved