Bayi Perempuan Ditemukan di Pekarangan Rumah Warga Indramayu

"Dari hasil pemeriksaan tim medis, bayi itu dipastikan dalam keadaan sehat," ujar M Yoris MY Marzuki, melalui pesan singkatnya, Rabu (13/3/2019).

Bayi Perempuan Ditemukan di Pekarangan Rumah Warga Indramayu
Istimewa
Bayi perempuan yang ditemukan di pekarangan rumah Amari warga Desa Tersana, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Rabu (13/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Bayi perempuan ditemukan di pekarangan rumah warga Desa Tersana, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu.

Bayi yang diduga baru beberapa jam dilahirkan itu ditemukan dalam keadaan tanpa pakaian.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki, mengatakan, bayi tersebut ditemukan Amari (45) di pekarangan rumahnya pada Selasa malam (12/3/2019).

"Dari hasil pemeriksaan tim medis, bayi itu dipastikan dalam keadaan sehat," ujar M Yoris MY Marzuki, melalui pesan singkatnya, Rabu (13/3/2019).

Ia mengatakan, saat ini bayi tersebut dirawat oleh keluarga pasangan suami istri Samsuri dan Siti Mardiyah, tetangga Amari.

8 Gudang Uang Syahrini, Istri Reino Barack yang Tajir: Sekali Show Rp 200 Juta, Bisnisnya Bejibun

Ini Spesifikasi Boeing 737 MAX 8, Pesawat Seharga Rp 1,7 Triliun, Kini Dilarang Terbang di 11 Negara

Penemuan bayi itu bermula saat Amari yang sedang tidur, terbangun karena ingin ke kamar mandi sekitar pukul 23.00 WIB.

Tiba-tiba Amari terkejut mendengar suara tangis bayi dari luar rumahnya.

"Selanjutnya dia mencari sumber suara tangis itu dan menemukan bayi perempuan di pekarangan rumahnya," kata M Yoris MY Marzuki.

Amari yang terkejut langsung melaporkannya ke petugas Polsek Sukagumiwang.

Selanjutnya bayi malang itu dibawa ke Puskesmas Sukagumiwang untuk pemeriksaan kesehatan.

Pihaknya menduga bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya setelah dilahirkan.

"Saat ini, kami tengah menyelidiki lebih lanjut mengenai temuan bayi itu," ujar M Yoris MY Marzuki.

Wali Kota Bandung Oded M Danial Lantik 127 ASN untuk Jabatan Fungsional

Viral 52 Warga Ponorogo Pindah ke Malang karena Meyakini akan Kiamat, Pidah Ikut Kiai Juru Selamat

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved