Ada 1.993 WNA di Purwakarta, Dipastikan Tidak Memiliki KTP-el

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Purwakarta mencatat ada ribuan warga negara asing (WNA) yang tinggal di Purwakarta

Ada 1.993 WNA di Purwakarta, Dipastikan Tidak Memiliki KTP-el
istimewa
Foto ilustrasi KTP-el warga Cina beralamat Cianjur 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Purwakarta mencatat ada ribuan warga negara asing (WNA) yang tinggal di Purwakarta.

Setidaknya ada 1.993 warga asing yang tinggal atau bekerja dan tersebar sejumlah kecamatan di Purwakarta.

Kadisdukcapil Purwakarta, Sulaiman Wilman mengatakan ribuan WNA itu dipastikan belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik atau KTP-el.

"Mereka tidak memiliki KTP elektronik, kami belum pernah menerbitkan KTP-el untuk WNA," kata Sulaiman saat ditemui di kantornya, Nagri Tengah, Purwakarta, Selasa (12/3/2019).

Dia menjelaskan bahwa WNA di Purwakarta masih memegang kartu keterangan izin tinggal tetap (kitap) dan memegang kartu keterangan izin tinggal sementara (kitas).

Kedua kartu itu, kata Wilman tidak dikeluarkan oleh pihaknya, tapi diterbitkan oleh kantor imigrasi.

Kartu khusus itu pun harus terus diperbaharui setiap satu tahun sekali.

Pemkot Tasikmalaya Tahun Depan akan Bangun Taman di Padayungan, Lahan Provinsi 1,6 Hektare

Ada 18 WNA yang telah memiliki Kitap, serta sisanya 1975 masih memegang Kitas yang tersebar di Purwakarta.

"WNA yang memiliki kitab ada 10 orang di Kecamatan Purwakarta, dua orang di Kecamatan Jatiluhur, dua orang di Kecamatan Cibatu, dan masing-masing satu orang di Kecamatan Sukatani, Pasawahan, Bojong dan Bungursari," ujarnya.

Kartu untuk WNA itu akan berganti, jika yang bersangkutan telah lima tahun tinggal, dan maka dikeluarkan KTP warga asing yang bentuknya mirip seperti KTP-el.

Situasi Terkini Jalak Harupat Jelang Persib Bandung vs Perseru Serui, Efek Boikot Bobotoh, Sepi Bray

Selain itu, Disdukcapil sedang mengebut mencetak KTP-el bagi pemegang surat keterangan (suket), agar nantinya bisa digunakan masyarakat saat pemilu.

"Satu hari kami sanggup mencetak 1.000 KTP-el. Kami sedang meminta tambahan 10 ribu blangko ke pusat, untuk menyelesaikan sembilan ribu KTP el, mudah-mudahan secepatnya tersedia," ujarnya.

Penulis: Haryanto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved