Dishub Purwakarta Segera Berlakukan Gembos dan Gembok Ban Kendaraan Diparkir Sembarangan

Untuk menjaga ketertiban dan kerapian jalan-jalan di Purwakarta, Dishub akan segera memberlakukan sanksi bagi warga yang perkir kendaraan sembarangan

Dishub Purwakarta Segera Berlakukan Gembos dan Gembok Ban Kendaraan Diparkir Sembarangan
DOK. TRIBUN JABAR
ILUSTRASI: Petugas Dishub Kota Cimahi memasang gembok di mobil yang parkir di bahu Jalan Dustira Kota Cimahi, Kamis (25/2/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Untuk menjaga ketertiban dan kerapian jalan-jalan di Purwakarta, Dinas Perhubungan ( Dishub) setempat akan segera memberlakukan sanksi bagi warga yang memarkirkan kendaraannya secara sembarang.

Sanksi tegas berupa pencabutan pentil ban atau penggembosan ban dan penggembokan ban akan didapat oleh pengendaran yang berkendara roda empat maupun roda dua yang melanggar aturan.

Kepala UPTD Perparkiran Dishub Purwakarta, Arip Surahman mengatakan saat ini sanksi tersebut belum diberlakukan, karena pihaknya baru melakukan sosialisasi dengan menyebarkan surat imbauan untuk masyarakat supaya tidak parkir sembarangan.

"Dalam surat imbauan tersebut, kami mengingatkan kepada para pemilik kendaraan agar tidak  parkir di tempat-tempat seperti trotoar atau tempat yang bukan peruntukannya," kata Arip saat ditemui di kantornya, Ciseureuh, Purwakarta, Senin (11/3/2019).

Ia menyebut untuk yang melanggar aturan tersebut, pihaknya sudah menyiapkan sanksi administrasi.

Dedi Mulyadi Nilai Maruf Amin Sangat Mumpuni, Mampu Berdebat dengan Baik

Aturan itu sesuai dengan ketentuan di Pasal 24 ayat (3) Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2015 tentang perubahan atas Perda nomor 5 tahun 2011 tentang penyelenggaraan parparkiran.

Tindakan tegas untuk menjadi pelajaran bagi masyarakat yang melanggar tersebut kini sedang disosialisasikan.

Kelola Produksi, Dispangtan Purwakarta Sarankan Petani Terapkan Sistem Korporasi

Imbauan dan sosialisasi untuk menerapkan aturan itu akan dilakukan selama beberapa bulan ke depan, dan nantinya akan diterapkan.

"Sanksinya berupa pencabutan pentil ban kendaraan, penggembokan kendaraan, bahkan bisa juga pemindahan paksa kendaraan atau penderekan," ujarnya menambahkan.

Dedi Kusnandar Pulih dari Cedera, Bicara Soal Persib Hadapi Perseru, Begini Komentarnya

Kronologi Kasus Kedua yang Menjerat Itoc Tochija, Beri Jalan PT LBW Gasak Duit Negara Rp 37 Miliar

Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved