ITHB Jadi Jawara, LA Streetball Challenge The World 2019 Pun Berhasil Jaring 10 Pemain ke Filipina

Sepuluh pemain bagi tim LA Streetball CTW 2019 untuk ajang di Filipina sudah terjaring setelah babak final tim kampus terbaik ITHB vs Ubaya digelar

ITHB Jadi Jawara, LA Streetball Challenge The World 2019 Pun Berhasil Jaring 10 Pemain ke Filipina
TRIBUN JABAR/KEMAL SETIA PERMANA
LA Streetball CTW 2019 berhasil menjaring 10 pemain yang akan menjalani training camp di bawah asuhan Pelatih Antonius Joko, Indra Gultom, dan Haivan Mohammad. Kesepuluh pemain (mengenakan rompi tim abu) nampak berfoto bersama pelatih Antonius Joko (tengah) setelah gelaran babak final yang digelar di GOR C'Tra Arena, Minggu (10/3/2019) malam. Sementara tim yang keluar sebagai juara pertama LA Streetball CTW 2019 adalah Tim ITHB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sepuluh pemain yang dibutuhkan tim LA Streetball Challenge The World (CTW) 2019 untuk ajang di Filipina sudah terjaring setelah babak final tim kampus terbaik antara Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) dan Universitas Surabaya (Ubaya) digelar di GOR C'Tra Arena, Kota Bandung, Minggu (10/3/2019) malam.

ITHB Bandung berhasil menjadi jawara dalam babak final LA Streetball Challenge The World (CTW) 2019 setelah mengandaskan perlawanan tim Universitas Surabaya (Ubaya) dengan skor akhir 60:43.

Kemenangan ini mengantarkan ITHB sebagai juara kompetisi pertama gabungan LA Campus League (LACL) dengan Battle of Campus (BoC) yang didukung penuh oleh LA Streetball.

ITHB ( kostum hitam) sukses kalahkan Ubaya dalam LA StreetballĀ Challenge The World (CTW) 2019 di GOR C'Tra, Minggu (10/3/2019) malam, sekaligus mengukuhkan diri sebagai juara kompetisi gabungan LACB dan BoC tersebut.
ITHB ( kostum hitam) sukses kalahkan Ubaya dalam LA Streetball Challenge The World (CTW) 2019 di GOR C'Tra Arena, Minggu (10/3/2019) malam, sekaligus mengukuhkan diri sebagai juara kompetisi gabungan LACB dan BoC tersebut. (TRIBUN JABAR/KEMAL SETIA PERMANA)

Sebelumnya dalam perebutan juara tiga dan empat, tim Universitas Parahyangan (Unpar) harus mengakui keunggulan Universitas Esa Unggul (UEU).

Perjuangan tim Unpar harus disudahi dengan tembok tangguh para penggawa UEU dengan skor akhir 51:67.

Unpar ( kostum putih) harus mengakui keunggulan UEU dalam perebutan posisi ke-3 dan ke-4 di ajang LA Streetball Challenge The World (CTW) 2019 di GOR C'Tra, Minggu (10/3/2019) malam.
Unpar ( kostum putih) harus mengakui keunggulan UEU dalam perebutan posisi ke-3 dan ke-4 di ajang LA Streetball Challenge The World (CTW) 2019 di GOR C'Tra Arena, Minggu (10/3/2019) malam. (TRIBUN JABAR/KEMAL SETIA PERMANA)

Perwakilan LA Streetball, Tries Pondang, mengatakan bahwa ajang di LA Streetball CTW 2019 merupakan kompetisi perdana dimana LA Streetball memberikan dukungan penuh untuk penyelenggaraan kompetisi gabungan LACL dengan BoC ini dimana tim yang bertanding merupakan empat tim dari LACL dan empat tim lainnya dari BoC.

"Kometisi ini juga menjadi tantangan bagi Kota Bandung sebagi tuan rumah untuk menyajikan tontonan menarik dan berkualitas. Secara kebetulan malam ini puncaknya, di mana tim-tim yang bertanding adalah tim-tim yang berkualitas," ujar Tries.

Menurut Tries, gelaran perdana LA Streetball yang mengolaborasikan kompetisi LACL dengan BoC ini berhasil memberikan gambaran bagi pihak LA Streetball untuk bertekad memberikan suguhan tontonan dan kompetisi bola basket yang berkualitas kepada masyarakat, terlebih ajang ini merupakan ajang pembinaan dan pencarian bibit-bibit muda pebasket Tanah Air.

"Tentunya selama ajang tersebut memiliki visi dan misi yang sama dengan kami. Maka kami akan mendukungnya," katanya.

Halaman
123
Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved