Dalam Sehari Munculkan 4 Kali Gempa Tektoknik, Begini Status Gunung Guntur Sekarang Ini

Gunung Guntur dan Papandayan jadi dua gunung merapi yang aktif di Kabupaten Garut.

Dalam Sehari Munculkan 4 Kali Gempa Tektoknik, Begini Status Gunung Guntur Sekarang Ini
DOK. TRIBUN JABAR
Petugas Pos Pemantauan Gunung Guntur dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menggunakan Electronic Distance Measurement (EDM) untuk menghitung pergerakan Gunung Guntur, Selasa (8/10/2013). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Gunung Guntur dan Papandayan jadi dua gunung merapi yang aktif di Kabupaten Garut.

Kedua gunung itu pernah menampakkan aktivitasnya meski tak banyak berdampak.

Ketua Pos Pengamatan Gunung Guntur, Mazrifani mengatakan, status Gunung Guntur hingga kini masih dalam level normal.

Meski berstatus normal, pihaknya tetap melakukan pemantauan selama 24 jam.

"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi Gunung Guntur. Kami terus memantau setiap aktivitasnya," ujar Mazrifani, di Pos Pengamatan Gunung Guntur, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Minggu (10/3/2019).

Pengamatan di pos Guntur, lanjutnya, terbagi menjadi dua pengamatan.

Pertama secara manual yaitu pandangan langsung secara kasat mata. Kedua pemgamatan melalui alat sensor.

"Alat sensor yang ditanam untuk memantau Gunung Guntur ada di lima stasiun," katanya.

Gunung Merapi Semburkan Dua Kali Awan Panas Hari Ini, Masyarakat Diimbau Tenang

Gunung Guntur pernah meletus pada tahun 1847 silam. Pada tahun 2013 pernah menalami peningkatan status dari level normal ke waspada.

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved