Sapa Ribuan Emak-emak di Tasik, Sandiaga Janji Revitalisasi Posyandu

Di hadapan ribuan emak-emak, pasangan Prabowo Subianto di Pilpres 2019 ini menyoroti angka kematian saat persalinan.

Sapa Ribuan Emak-emak di Tasik, Sandiaga Janji Revitalisasi Posyandu
isep heri herdiansah/tribun jabar
Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menyapa ribuan emak-emak di Kota Tasikmalaya, Sabtu (9/3/2019) Pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menyapa ribuan emak-emak di Kota Tasikmalaya, Sabtu (9/3/2019) Pagi.

Berlokasi di Jalan Sutisna Senjaya, Cikalang, Kota Tasikmalaya, kehadiran Sandi disambut antusiasme ibu-ibu yang sedari pagi sudah memadati lokasi.

Di hadapan ribuan emak-emak, pasangan Prabowo Subianto di Pilpres 2019 ini menyoroti angka kematian saat persalinan.

"Dalam kegiatan kampanye yang dilakukan sejauh ini mendengar angka kematian ibu dan bayi saat persalinan melahirkan masih sangat tinggi ini menjadi perhatian Prabowo Sandi," kata Sandiaga Uno.

Dia memaparkan kasus kematian saat persalinan angkanya masih di atas 300 kasus.

"Menjadi perhatian kami agar layanan kesehatan terhadap ibu-ibu dan bayi bisa diperbaiki, kami lihat belum ada perbaikan di beberapa tahun terakhir ini," ujarnya.

"Kita tidak perlu menyalahkan siapa-siapa, seperti diketahui pemerintah sekarang berfokus pada pembangunan infrastruktur, kalau kami fokusnya pada bagaimana SDM kita bisa bersaing, yang pastinya harus ditunjang kesehatan terutama ibu dan kesehatan anak-anaknya," lanjut dia disambut keriuhan emak-emak yang hadir.

Menurutnya, peran posyandu saat ini sudah banyak membantu tapi perlu ada perhatian khusus bagi posyandu.

"Hari ini saya ada kegiatan bersama ibu-ibu posyandu (di Ciamis), kami ingin dalam program kesehatan Prabowo-Sandi Posyandu lebih direvitalisasi," tegasnya.

Sandiaga menambahkan, masyarakat juga perlu lebih peduli terhadap sikap antisipatif untuk menekan angka kematian ibu dan bayi saat persalinan.

"Kami ingin hadirkan suatu pendekatan dimana masyarakat juga bisa berpartisipasi dan berkolaborasi, layanan promotif dan prepentif dalam pencegahan penyakit dan mengantisipasi hal yang bisa mengakibatkan kematian ibu maupun bayi saat persalinan," kata dia.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved