Protes Baliho Dipasang Sembarangan Dekat Kampus, Warga: Seharusnya Caleg Datangi Warga

"Dicabut saja, itu membuat kesan kumuh. Belum tentu apa yang mereka kampanyekan dilakukan setelah terpilih nanti," katanya.

Protes Baliho Dipasang Sembarangan Dekat Kampus, Warga: Seharusnya Caleg Datangi Warga
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Sejumlah APK berbentuk baliho berbagai ukuran, dipasang berjajar di dekat tembok kampus Universitas Padjajaran (Unpad) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Menjelang Pemilu 2019, spanduk dan poster caleg dan capres, terlihat dipasang dan hampir memenuhi semua sudut di Kabupaten Sumedang.

Dari pantauan Tribun Jabar, Sabtu (9/3/2019), sejumlah alat peraga kampanye (APK) berbentuk baliho berbagai ukuran, dipasang berjajar di dekat tembok kampus Universitas Padjajaran (Unpad) atau 300 meter sebelum gerbang masuk.

Sebagian besar baliho yang terpasang di tembok tersebut merupakan, calon legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Mahasiswa Unpad Syifa Nurazizah (19), mengatakan bahwa seharusnya para caleg tersebut turun langsung menemui masyarakat berdasarkan daerah pemilihan (dapil), bukan merusak keindahan lingkungan dengan memasang baliho di sembarang tempat.

Miljan Radovic Sebut Sudah Paham Pemain dan Siap Bawa Tim Main Bagus di Kompetisi

Nama Robert Rene Alberts Lagi Trending, Diisukan Bakal Gantikan Miljan Radovic di Persib Bandung

"Daripada seperti itu, caleg harusnya bagikan saja brosur atau poster ke rumah-rumah. Jadi lebih efektif," kata Syifa di sekitar kampus Unpad Jatinangor, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/3/2019).

Syifa pun mengatakan, baliho yang di pasang di sekitar kampus Unpad pun berukuran besar dan dirasa sangat menganggu pemandangan kampus tersebut.

"(Ukuran baliho) Besar-besar, keindahan pohon juga tidak terlihat. Apalagi saya sering lihat banyak yang dipaku juga," katanya.

Mahasiswa lainnya, Muhamad Akbar (20), mengatakan bahwa ia mendukung pemerintah atau pihak terkait untuk segera membersihkan kawasan pendidikan dari baliho caleg, sehingga keindahan kembali terpancar.

"Dicabut saja, itu membuat kesan kumuh. Belum tentu apa yang mereka kampanyekan dilakukan setelah terpilih nanti," katanya.

Widya Kameswara, Setelah Sabahat Tunanetra, Kini Ingin Berbagi Yoga dengan Sahabat Disabilitas

Pesan Penting Pelatih Persib Miljan Radovic untuk Bobotoh Muda, Banyak Orang Tidak Mengerti

Merasa Persib Bandung Banyak Dicurangi, Bojan Malisic Berharap Wasit Indonesia Lebih Baik di Liga 1

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved