Akui Jadi Tersangka Kasus Pajak, Anggota DPRD Purwakarta Sebut Ada Kejanggalan Ini

Anggota DPRD Purwakarta, Mesakh Supriyadi, membenarkan dirinya telah ditetapkan tersangka kasus tindak pidana pajak oleh penyidik Ditjen Pajak Kemente

Akui Jadi Tersangka Kasus Pajak, Anggota DPRD Purwakarta Sebut Ada Kejanggalan Ini
Shutterstock
Ilustrasi pembayaran pajak

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Anggota DPRD Purwakarta, Mesakh Supriyadi, membenarkan dirinya telah ditetapkan tersangka kasus tindak pidana pajak oleh penyidik Ditjen Pajak Kementerian Keuangan.

Namun, dia merasa ada sejumlah kejanggalan pada penetapan status tersangka pada dirinya tersebut.

"(Iya) Dalam penetapan tersangka saya itu banyak kejanggalan yang terjadi. Sebelum penetapan tersangka, harusnya ada surat perintah penyidikan, BAP, lalu ditetapkan tersangka, tapi ini enggak ada. KUHAP dilanggar, ditambah intrik politik," kata Mesakh saat ditemui di sela kegiatannya, Purwakarta, Rabu (6/3/2019).

Bahkan, dia menyebut bahwa surat penetapan tersangkanya itu keluar pada 26 Oktober 2018, tapi surat Sprindik muncul pada 31 Oktober 2018.

Dari hal itu, Mesakh menduga kuat ada kejanggalan, yang bahkan telah menyalahi aturan KUHAP.

Karena kejanggalan itu, ia mengajukan gugatan pra peradilan ke Pengadilan Jakarta Selatan. Pengajuan itu bertujuan untuk menyatakan agar penetapan tersangka itu tidak sah.

Tapi diketahui, putusan pengadilan itu menolak permohonan pra peradilan yang diajukannya.

"Hasil keputusan pra peradilan tidak ke kanan atau ke kiri, alias di tengah. Tidak memutus kasus ini dikukuhkan atau dimenangkan, akibatnya itu bisa di pra peradilan lagi sampai inkrah," ujarnya.

Cocok Banget Nih untuk Menu Makan Malam, Ini Resep Nasi Goreng Padang yang Pasti Bikin Ketagihan

Keseharian Ahmad Dhani di Rutan, Karutan Medaeng: Ibadahnya Tekun, Main Musik Seperti Belum Mood

Kejanggalan lain, kata dia, kasus yang menjeratnya itu telah timbul pada saat dia menjadi pegawai di sebuah kantor Pajak.

Halaman
1234
Penulis: Haryanto
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved