Bawaslu Kota Cirebon Meminta 2 WNA Dicoret dari DPT, Tegaskan Tak Punya Hak Pilih

Bawaslu Kota Cirebon meminta 2 WNA dicoret dari DPT. WNA tak punya hak pilih.

Bawaslu Kota Cirebon Meminta 2 WNA Dicoret dari DPT, Tegaskan Tak Punya Hak Pilih
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Ketua Bawaslu Kota Cirebon, M Joharudin, menunjukkan Sidalih KPU yang mencantumkan WNA dalam DPT, Selasa (5/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sebanyak 215 WNA di Kota Cirebon diketahui telah memiliki KTP elektronik.

Dari jumlah tersebut dua di antaranya terdaftar dalam DPT Pemilu 2019.

Ketua Bawaslu Kota Cirebon, M Joharudin, mengatakan ratusan WNA itu tidak memiliki hak pilih.

Karenanya, Bawaslu Kota Cirebon merekomendasikan KPU Kota Cirebon untuk mencoret dua WNA yang tercantum di DPT itu.

"Rekomendasinya sudah kami sampaikan ke KPU," ujar M Joharudin saat ditemui di kantor Bawaslu Kota Cirebon, di kompleks Stadion Bima, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Selasa (5/3/2019).

Hal itu untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang tak memiliki hak pilih tapi terdaftar dalam DPT.

Ia mengatakan, WNA tidak memiliki hak pilih sesuai pasal Pasal 198 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Dalam pasal itu disebutkan bahwa yang memiliki hak pilih hanyalah WNI yang berusia 17 tahun atau sudah menikah.

"Jadi kalau WNA, ya, enggak punya hak pilih, aturannya jelas seperti itu," kata M Joharudin.

Kedua WNA yang masuk DPT itu di antaranya Yumiko Kashu (59) asal Jepang dan Yap Soe Bok (78) asal Tiongkok.

Pada DPT Pemilu 2019, Yumiko Kashu terdaftar di TPS 12 Kelurahan Kesambi dan Yap Soe Bok di TPS 10 Kelurahan Pekalipan.

2 WNA di Kota Cirebon Masuk DPT Sejak Pilkada 2018

WNA yang Masuk DPT Pemilu 2019 Kembali Ditemukan, Kali Ini di Kota Cirebon Ada 2 Orang

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved