Terdakwa Kasus Dana Hibah Tasikmalaya Pakai Uang Hasil Korupsi untuk Beli Mobil dan Tanah

Terdakwa gunakan uang dari dugaan kasus korupsi dana hibah Tasikmalaya untuk beli tanah dan mobil.

Terdakwa Kasus Dana Hibah Tasikmalaya Pakai Uang Hasil Korupsi untuk Beli Mobil dan Tanah
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Sidang kasus korupsi pemotongan dana hibah APBD Tasikmalaya di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Senin (4/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tiga terdakwa kasus korupsi pemotongan dana hibah APBD Tasikmalaya dari unsur swasta, Sri Mulyani, Mulyana, dan Setiawan mengaku menghabiskan uang ratusan juta hasil memotong dana hibah yang seharusnya diterima penerima hibah.

Di persidangan pada Senin (4/3/2019) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung dengan agenda pemeriksaan terdakwa, Sri Mulyani mendapat uang Rp 135 juta dari memotong dana hibah untuk 21 penerima.

"Uangnya saya belikan tanah dan mobil Kijang dengan total Rp 85 juta. Sisanya saya kembalikan ke penyidik," ujar Sri Mulyani.

Terdakwa Setiawan mengaku mendapat Rp 385 juta dari pemotongan dana untuk 21 ‎penerima tersebut.

Jaksa penuntut umum Kejati Jabar, Isnan Ferdian menanyakan untuk apa saja uang tersebut.

"Saya dapat Rp 385 juta. Uangnya belum dikembalikan karena sudah habis untuk keperluan sehari-hari," ujar Setiawan.

Hal senada dikatakan terdakwa Mulyana, ia mendapat Rp 685 juta dan uangnya habis tak bersisa.

Kasus ini bermula saat Pemkab Tasikmalaya menganggarkan hibah untuk 1.000 lebih penerima di Kabupaten Tasikmalaya.

Namun, pencairan pada 21 yayasan bermasalah.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved