Soal Tiga Kartu Sakti, Bukti Jokowi Fokus Tingkatkan SDM dan Kesejahteraan Rakyat

Tiga kartu saksi menjadi bukti Jokowi ingin meningkatkan SDM dan kesejahteraan.

Soal Tiga Kartu Sakti, Bukti Jokowi Fokus Tingkatkan SDM dan Kesejahteraan Rakyat
istimewa
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat Dedi Mulyadi mendampingi Presiden Joko Widodo ketika menghadiri Gebyar Bakso Merah Putih dan pemecahan rekor Muri makan bakso gratis 30.000 porsi di Kota Deltamas, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Minggu (3/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BEKASI - Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Maruf Amin Jabar, Dedi Mulyadi, mengatakan tiga kartu baru yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Pra-Kerja, dan Kartu Sembako Murah oleh sejumlah kalangan disebut kartu sakti.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut memastikan, pihaknya telah menginstruksikan semua kader dan relawan untuk memasukan konten kartu sakti dalam kampanye kepada masyarakat.

Mereka pun telah dibekali semua informasi tentang kartu tersebut secara detail.

Dedi menambahkan, dalam perjalanan satu periode, Jokowi fokus membangun infrastruktur.

Di periode kedua, petahana akan lebih berkonsentrasi pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

"Ke depan yang diperlukan adalah peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sumber daya manusia (SDM). Nah, sumber daya itu dimulai dengan menyiapkan kerangka pendidikan yang kuat. SMP, SMA, kan, gratis, KIP ini bentuk jaminan pemerintah kepada anak muda untuk kuliah," ujar Dedi Mulyadi, saat ditemui di Bekasi, Minggu (3/3/2019).

Meski dalam praktiknya, Dedi menginginkan infrastruktur perguruan tinggi lebih merata.

Salah satu kuncinya adalah BUMN di bidang infrastruktur diarahkan untuk membangun perguruan tinggi di berbagai daerah secara merata di kabupaten/kota di Indonesia seperti halnya pembangunan tol di periode pertama Joko Widodo.

"Sehingga minimal kota kabupaten yang penduduknya satu juta, ada universitas. Karena, kan, biaya perguruan tinggi yang mahal itu bukan biaya kuliahnya, tapi biaya kostnya," ucapnya.

Kartu Sembako Murah itu menurut Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat tersebut, yakni lanjutan dari kemudahan akses beras kepada masyarakat dari pemerintah dengan kualitas premium. Dengan kartu itu masyarakat bisa mendapatkan subsidi serupa untuk komoditas lain, seperti telur atau daging.

Halaman
12
Editor: taufik ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved