BNN Kota Bandung Ajak Semua Elemen Perangi Narkoba

"Agar wujudkan Bandung Bersih Narkoba (Bersinar). Karena hal ini tak akan pernah tercapai hanya dari segelintir instansi. Tapi secara menyeluruh. ASN

BNN Kota Bandung Ajak Semua Elemen Perangi Narkoba
Tribun Jabar/ Ery Chandra
Kepala BNN Kota Bandung, AKBP Yeni Siti Saodah (memegang mikofon), sedang menjelaskan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), di Hotel Mercure Nexa, Jalan Supratman, Kota Bandung, Senin (4/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, ery chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung, AKBP Yeni Siti Saodah, menyatakan bahwa penyebaran narkoba kian mengkhawatirkan dalam fase darurat narkoba.

Pasalnya, penyebaran barang haram itu telah masuk hingga pelosok kampung.

Bahkan penyebaran narkoba dengan mudah melewati batas negara melalui darat, air, dan udara.

Kepala BNN Kota Bandung, AKBP Yeni Siti Saodah, mengajak masyarakat, lembaga pendidikan, Aparatur Sipil Negara, Polisi, Walikota, Gubernur, media massa, dan lain-lain, bersama-sama memberantas narkoba.

"Agar wujudkan Bandung Bersih Narkoba (Bersinar). Karena hal ini tak akan pernah tercapai hanya dari segelintir instansi. Tapi secara menyeluruh. ASN bergerak dan masyarakat juga bergerak. Hingga meminimalisasi yang kini sudah darurat narkoba," ujar Yeni, di Hotel Mercure Nexa, Jalan Supratman, Kota Bandung, Senin (4/3/2019).

Miljan Radovic Anggap Wajar Kritik Pedas dari Bobotoh

Pemprov Jabar Targetkan Pendapatan Daerah Mencapai Rp 34,88 Triliun

BNN Kota Bandung mencatat angka prevalensi pengguna narkoba pada 2015 mencapai hingga 1,49 ribu orang berusia 17 tahun hingga 59 tahun.

Angka tersebut menunjukkan kondisi masyarakat masih cukup rentan terhadap penyalahgunaan narkotika.

"Masalah ini seperti fenomena gunung es. Hanya yang ketahuan saja. Psikotropika yang terbanyak. Penyalahgunaan narkoba ada 256 kasus, data dari Satnarkoba Polrestabes Bandung," katanya.

Yeni mengatakan bahwa edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba harus digencarkan, terutama kepada generasi muda.

Narkoba, kata Yeni, tak hanya merusak fisik dan psikis seseorang, tetapi juga berdampak luas pada keluarga, masyarakat, hingga negara.

"Kami mengajak, yuk melangkah melek tentang narkoba ini. Sehingga (pengguna narkoba) tidak meningkat. Saling menjaga keluarganya masing-masing," ujarnya.

Krisis Stok Darah, PMI Ciamis Gelar Aksi Donor dan Berharap Warga Aktif Mendonor

KPU Ciamis Temukan 1.506 Surat Suara Rusak untuk Pemilu DPR RI dan Pilpres 2019

Andi Arief Ditangkap Karena Narkoba, DPD Demokrat Jabar: Mudah-mudahan Bukan Rekayasa politik

Penulis: Ery Chandra
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved